Kasus Korupsi

Kronologi Keterlibatan Sofyan Basir, dari Saksi Hingga Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK

Sederet proses dan kronologi hingga akhirnya Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK

Kronologi Keterlibatan Sofyan Basir, dari Saksi Hingga Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Sofyan Basir telah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/7/2018). 

Sederet Proses dan Kronologi Keterlibatan Sofyan Basir, dari Saksi Hingga Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK

TRIBUNJOGJA.COM - Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan keterlibatannya di kasus proyek PLTU Riau-1.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu memberikan status tersangka pada pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan.

Penetapan tersangka oleh KPK terhadap Sofyan Basir ini merupakan pengembangan dari penyidikan KPK.

Beberapa pihak yang namanya turut terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi proyek PLTU Riau-1 adalah mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, dan Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Berikut Tribunjogja.com rangkumkan sederet proses dan kronologi hingga Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dari berbagai sumber.

Tiga hal yang didalami KPK dari Sofyan Basir

Jumat 28 September 2018, Antara News melaporkan, KPK memanggil Sofyan yang kala itu masih sebagai saksi ke gedung KPK.

Sofyan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan jika Sofyan Basir diperiksa terkait tiga hal, yaitu proses, pembahasan, dan pengambilan keputusan proyek PLTU Riau-1.

Dalam kasus tersebut, Idrus Marham dijanjikan akan mendapat besaran yang sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, yaitu sekitar 1,5 juta dollar Amerika Serikat oleh Johannes jika proyek PLTU Riau-1 berhasil dikerjakan oleh Johannes dan koleganya.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Sofyan Basir saat peresmian proyek pembangkit listrik di Serang, Banten, Kamis (5/10/2017).
Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Sofyan Basir saat peresmian proyek pembangkit listrik di Serang, Banten, Kamis (5/10/2017). (KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)
Halaman
123
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved