Pemilu 2019

KPU DIY : 5 Petugas KPPS dan PPK Meninggal

Komisi Pemilihan Umum DIY terpaksa kehilangan lima petugas KPPS dan PPK dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

KPU DIY : 5 Petugas KPPS dan PPK Meninggal
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Pemilu 2019 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUN JOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum DIY terpaksa kehilangan lima petugas KPPS dan PPK dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan pihaknya hingga saat ini telah melaporkan lima petugas yang meninggal.

Selain lima petugas, pihaknya juga melaporkan tujuh petugas yang sakit.

Urutan Make Up yang Benar Bagi Pemula

Menurut data KPU DIY, dari 5 petugas yang meninggal yaitu satu KPPS Tamanmartani, Kalasan, satu KPPS Tridadi, Sleman, dan satu KPPS Sagan, Caturtunggal; seorang KPPS Semanu, Gunung Kidul, dan satu PPK Ngampilan, Yogyakarta.

"Sementara kami masih mendata dulu petugas yang sakit dan meninggal dunia. Tentu kami juga turut prihatin, karena petugas sudah ambil bagian dalam penyelanggaraan Pemilu dan hajadan negara. Tentu harus kita apresiasi sungguh-sungguh, karena ini juga perjuangan dari penyelenggara pemilu," katanya saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (23/4/2019).

Sri Mulyani: Pemerintah Beri Santunan 90 Petugas KPPS yang Meninggal Dunia

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya petugas KPPS dan PPK, sehingga ia pun akan mendalami lebih lanjut terkait dengan penyebab meninggalnya.

Hal itu berkaitan dengan santunan yang akan diberikan oleh KPU RI kepada petugas yang sakit dan keluarga bagi yang meninggal.

Jumlah Anggota KPPS Meninggal dan Sakit di 15 Provinsi, Berikut Data KPU

"Kalau penyebabnya kami belum bisa pastikan. Yang Gunungkidul itu dipastikan karena kelelahan, kalau yang lain kami belum tahu, akan kita dalami penyebabnya. Sementara kami mendata terlebih dahulu, dan melaporkan ke pusat. Baik petugas yang sakit dan yang meninggal akan mendapat santunan dari KPU RI," lanjutnya.

Untuk memantau kesehatan petugas KPPS dan PPK, KPU DIY meminta bantuan pemerintah kabupaten/kota menyediakan tenaga medis.

Keguguran saat Tugas di TPS, Dewi Ikhlaskan Janin Bayinya demi Bangsa

Apalagi belum semua kecamatan menyelesaikan rekapitulasi.

Ia pun mengimbau petugas, terutama KPPS untuk menjaga kesehatan, dan beristirahat.

KPU Sleman Gelar Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS

"Nanti bentuk layanan seperti apa kami belum tahu, apakah ada ambulans dan sebagainya belum tahu. Yang jelas kami minta bantuan pemerintah setempat untuk memastikan kesehatan petugas kami. Apalagi ini kan juga hajadan negara, dalam undang-undang juga diperbolehkan," sambungnya.

KPU DIY juga akan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019 ini, mengingat ada petugas yang meninggal karena kelelahan.

"Tentu ini nanti akan kita evaluasi, bahkan secara nasional. Apakah karena prosesnya yang panjang, atau seperti apa, mengingat ada petugas yang kelelahan. Nanti rekomendasi seperti apa ya tergantung. Pasti akan ada evaluasi," tutupnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved