Breaking News:

Pendidikan

Meski Berbarengan dengan UNBK SMP, USBN SD Berjalan Lancar

USBN yang dilaksanakan berbarengan dengan UNBK membuat pihaknya harus ekstra fokus karena ada dua hal yang diurusi secara bersamaan

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji saat melepas armada yang mengangkut naskah soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD pada Sabtu (20/4/2019) di halaman Disdikpora DIY.. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meskipun berbarengan dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SD yang ada di DI Yogyakarta berjalan lancar.

Budi Asrori Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menjelaskan untuk di Kota Yogyakarta, USBN yang dilaksanakan berbarengan dengan UNBK membuat pihaknya harus ekstra fokus karena ada dua hal yang diurusi secara bersamaan.

Menurutnya, tahun ini merupakan kali pertama ujian SD berbarengan dengan SMP.

"Untuk pelaksanaan bisa berbarengan kan memang dari pusat yang melakukan penjadwalan. Kami memang harus ekstra fokus karena ada dua hal yang kami urusi. Kalau biasanya kan memang terpisah. Kalau kesulitannya ya memang energi terbagi jadi dua, tidak hanya satu perhatiannya," terangnya, sENIN (22/4/2019).

USBN SD/MI dan UNBK SMP/MTs Dilaksanakan Secara Bersamaan

Meskipun demikian, Budi menjelaskan jika sejauh ini belum ada kendala yang signifikan.

Dia mengungkapkan jika untuk SD sendiri ada sebanyak 7346 siswa dari 166 SD yang melaksanakan USBN.

"Kalau SD ujian dengan kertas, sampai saat ini tidak ada kendala yang signifikan terhadap pelaksanaan USBN 7346 siswa. Kalau kekurangan petugas tidak ada, kita sesuaikan saja dengan kondisi yang ada," ungkapnya.

Untuk pendistribusian surat suara sendiri dibagi di masing-masing korwil, yang mana pada pagi hari dari pihak sekolah ada petugas yang datang mengambil soal sekitar pukul 06.00-06.30 WIB.

"Untuk soal kita ada pengamanan, disegel, mudah-mudahan tidak ada yang bocor. Sampai saat ini belum ada laporan kebocoran. Nanti setelah selesai ujian, petugas dari sekolah itu langsung mengembalikan soal yang sudah dijawab ke korwil," ungkapnya.

Disdikpora DIY Lepas 8 Armada Pengangkut Naskah Soal USBN Tingkat SD/MI

Sementara itu, Siti Daroyah Anggraini, Kepala sekolah Sd Negeri Samirono mengatakan jika untuk pelaksanaan hari pertama USBN di SD Negeri Samirono berjalan dengan lancar.

Di SD Negeri Samirono sendiri ada 33 siswa yang menjalani USBN. Sedangkan untuk jadwal USBN sendiri dilaksanakan selama 4 hari, yakni di hari pertama Bahasa Indonesia, dilanjutkan Matematika, IPA dan Pendidikan Agama.

Sedangkan sebelumnya, para siswa sudah melaksanakan Ujian Praktek seperti ujian Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, SBK, Pendidikan Jasmani dan Olahraga dan sebagainya.

"Tidak ada kendala, lancar dari latihan. Memang untuk mekanisme pendistribusian soal, kita setiap pagi ada petugas yang sudah diberi SK untuk mengambil ke korwil. Sekitar pukul 06.15 WIB. Disana ada petugas yang jaga. Untuk mekanisme memang sama seperti sebelumnya, tidak ada perbedaan yang mencolok. Hanya saja, kali ini bareng dengan SMP," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved