Lima Fakta Serangan Teror di Gereja dan Hotel di Sri Lanka, Memo Intelijen Hingga Medsos Dilumpuhkan

Setidaknya 290 orang tewas dan lebih kurang 500 lainnya luka-luka akibat serangan teror. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab

Lima Fakta Serangan Teror di Gereja dan Hotel di Sri Lanka, Memo Intelijen Hingga Medsos Dilumpuhkan
via CNN
Seorang wanita menangisi keluarganya yang menjadi korban serangan teror di Sri Lanka. 

4. Media Sosial Sri Lanka Diputus

Untuk menghindari beredarnya gambar-gambar mengerikan korban serangan teror, pemerintah Sri Lanka telah memblokir media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Dalam sebuah pernyataannya, Facebook telah mendukung upaya pemerintah Sri Lanka untuk menegakkan hukum dan mencegah beredarnya konten yang melanggar standar mereka.

5. Serangan Terjadi Saat Kebaktian Paskah

Serangan teror di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019), terjadi saat kebaktian Paskah berlangsung di gereja-gereja kota Kolombo, Negombo dan Batticaloa.

Tak hanya di gereja, ledakan juga mengguncang tiga hotel mewah di Kolombo yaitu Shangri La, Cinnamon Grand dan Kingsbury.

Kafe di salah satu hotel yang menjadi favorit para turis diserang tepat setelah pukul 9 pagi waktu setempat. ( tribunjogja.com l Siti Ariyanti )

Penulis: say
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved