Lima Fakta Serangan Teror di Gereja dan Hotel di Sri Lanka, Memo Intelijen Hingga Medsos Dilumpuhkan

Setidaknya 290 orang tewas dan lebih kurang 500 lainnya luka-luka akibat serangan teror. Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab

Lima Fakta Serangan Teror di Gereja dan Hotel di Sri Lanka, Memo Intelijen Hingga Medsos Dilumpuhkan
via CNN
Seorang wanita menangisi keluarganya yang menjadi korban serangan teror di Sri Lanka. 

"Tindakan serius perlu diambil mengapa peringatan ini diabaikan," kicau Menteri Telekomunikasi Sri Lanka, Harin Fernando, dengan mengunggah foto memo itu.

2. Potongan Tubuh Terlempar

Ledakan bom meledakkan atap gereja dan jendela hotel sehingga menewaskan jamaah dan tamu.

TribunJogja.com melansir dari CNN, bangku berlumuran darah, banyak pecahan kaca, dan juga muncul gumpalan asap.

"Anda dapat melihat potongan-potongan daging terlempar ke seluruh dinding dan di tempat suci dan bahkan di luar gereja," kata Pastor Edmond Tillekeratne, direktur komunikasi sosial untuk Keuskupan Agung Kolombo, dari Gereja St. Sebastian, salah satu tempat ledakan.

Edmond memperkirakan bahwa lebih dari seribu orang telah datang ke gereja untuk merayakan Paskah.

Banyak di antara mereka datang dari desa yang jauh.

3. 30 Korban Tewas Adalah Warga Negara Asing

Dari 290 orang korban tewas, 30 di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

WNA yang terbunuh di antaranya adalah tiga orang berasal dari India, dua warga negara Turki, dua warga negara China, lima warga negara Inggris, serta dua warga negara ganda AS-Inggris.

Halaman
123
Penulis: say
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved