Yogyakarta

Diskominfo DIY akan Gelar Melek Literasi Informasi untuk Masyarakat

Hal ini membutuhkan pemahaman literasi masyarakat untuk menyikapi, membaca atau menyiarkan berita terkait hasil Pemilu.

Diskominfo DIY akan Gelar Melek Literasi Informasi untuk Masyarakat
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto Hari menjelaskan, dalam situasi politik seperti saat ini, banyak kasus-kasus berita hoaks yang menyesatkan untuk keperluan sebelum dan pasca pemilu.

Hal ini membutuhkan pemahaman literasi masyarakat untuk menyikapi, membaca atau menyiarkan berita terkait hasil Pemilu.

Misalnya, terkait dengan quick count ada literasi terbuka mengetahui metode penghitungannya.

Hal ini karena tidak banyaknya literasi membuat masyarakat salah memahami dan pada hasil-hasil itu mereka menyikapi beragam.

Diskominfo DIY Catat 30.000 Hacker Serang Server Pemda

“Maka,  kami merencanakan kegiatan meliterasi pemahaman masyarakat. Berita-berita hoaks yang ada juga masih ada hubungan proses persaingan antar pendukung paslon sebelum pemilu. Kami ajak masyarakat bijak medsos, pemilu damai dan bijak menyikapi berita pemilu Pasca Pemilu,” urainya.

Jika ada literasi berita ini, maka diharapkan masyarakat tidak mudah untuk menelan mentah-mentah informasi yang bersifat hoaks.

Berita dengan konten tersebut, kata dia, juga dikhawatirkan akan meresahkan dan membuat masyarakat menjadi kebingungan.

Konten Hoaks

Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono menyebut, serangan pada website yang paling beresiko adalah milik KPU.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved