Bayi 2 Bulan Meninggal di Pesawat AirAsia, Penerbangan Ditunda

Bayi tersebut menumpang pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan D7236 dari Kuala Lumpur dan tiba di Perth

Bayi 2 Bulan Meninggal di Pesawat AirAsia, Penerbangan Ditunda
Twitter Zura Rahman
Mobil ambulan tampak berada di dekat tangga pesawat 

Penerbangan AirAsia Ditunda Setelah Bayi 2 Bulan Meninggal di Pesawat

TRIBUNJOGJA.com - Bayi berusia dua bulan meninggal dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju ke Perth, Senin (22/4/2019) pagi ini.

Bayi tersebut menumpang pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan D7236 dari Kuala Lumpur dan tiba di Perth sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat.

Begitu pesawat mendarat, awak kabin langsung meminta bantuan tim medis untuk melakukan pertolongan dan pemeriksaan.

Penampakan Landasan Pacu Yogyakarta International Airport, Ini Pesawat yang Kali Pertama Mendarat

Pesawat Terbesar di Dunia Akhirnya Mengudara. Apa Tujuannya?

Inilah Kecelakaan Pesawat paling Mematikan di Dunia

Namun bayi itu dinyatakan sudah meninggal dunia.

Juru bicara AirAsia sebagaimana dilansir news.com.au mengatakan bahwa langkah itu sudah menjadi bagian dari prosedur standar.

"Keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas nomor satu bagi kami, dan sesuai dengan prosedur, awak pesawat meminta bantuan medis saat mendarat di Bandara Internasional Perth," kata juru bicara AirAsia.

“Setelah mendarat, kemudian menjalani pemeriksaan tim medis, termasuk juga pihak kepolisian. Sejauh ini kami belum dapat berkomentar mengenai penyebab kematiannya," jelasnya.

Adapun pesawat itu dijadwalkan kembali terbang untuk penerbangan D7237 pada pukul 06.50 pagi waktu setempat. Namun akibat peristiwa itu, penerbangan pun terpaksa ditunda.

"Sepertinya dokter / paramedis dan petugas polisi telah keluar dari pesawat," tulis seorang pelancong di Twitter sambil menunggu penerbangan berikutnya.

AirAsia juga telah meminta maaf atas penundaan dan keterlambatan penerbangan. Mereka akan membantu para penumpang untuk melakukan pemesan ulang tiket. (*)

Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved