Gunungkidul

17 Sekolah di Gunungkidul Numpang di Sekolah Lain saat Pelaksanaan UNBK karena Kekurangan Komputer

Sebanyak 17 sekolah di tingkat SMP/MTS di Kabupaten Gunungkidul kekurangan komputer dan server.

17 Sekolah di Gunungkidul Numpang di Sekolah Lain saat Pelaksanaan UNBK karena Kekurangan Komputer
Ist
Ilustrasi UNBK 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Sebanyak 17 sekolah di tingkat SMP/MTS di Kabupaten Gunungkidul kekurangan komputer dan server.

Akibatnya 17 sekolah tersebut harus menumpang ke sekolah lain saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yamg digelar pada Senin (22/4/2019).

Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, sebagian besar sekolah yang menumpang karena kekurangan komputer dan server.

"Sebagian besar yang mengalami kekurangan komputer adalah sekolah swasta yang ada di Kabupaten Gunungkidul. kalau untuk sekolah negeri sudah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri," ungkapnya.

Hadapi Tuntutan Zaman, Personil Korem 072 Pamungkas Tingkatkan Pengetahuan Soal Komputer

Bahron menjelaskan meskipun ada aekolah yang mengalami kekurangan komputer hal tersebut tidak menjadi masalah, siswa-siswa tetap dapat mengerjakan UNBK walaupunnharus mengerjakan di sekolah lain.

"Jumlah sekolah yang menumpang dari tahun ketahun memang mengalami penurunan, kalau dibandingkan dengan tahun lalu ada 58 sekolah sedangkan tahun ini sudah turun jadi 17 sekolah. Pemkab akan terus berusaha mengurangi jumlah sekolah yang menumpang," paparnya.

Dirinya menjelaskan pemerintah kabupaten Gunungkidul telah berusaha untuk membantu komputer.

Pada tahun 2019 pihaknya membagikan 788 komputer ke 95 SMP sederajat tak hanya komputer 111 server juga dibagikan ke sekolah-sekolah.

"Total anggarannya mencapai Rp7,3 miliar yang bersumber dari APBD Gunungkidul. Rata-rata setiap sekolah diberikan 10 komputer. Tahun depan kita anggarkan membeli 1000 unit lagi," paparnya.

Meski Berbarengan dengan UNBK SMP, USBN SD Berjalan Lancar

Disinggung terkait dengan pelaksanaan, Bahron mengatakan untuk sesi pertama pagi ini tidak ada kendala.  Peserta UNBK tingkat SMP/MTs di Kabupaten Gunungkidul tahun ini diikuti 9782 murid.

"Untuk mengantisipasi terjadinya kendala kami menyiapkan tim help desk terdiri dari sepuluh orang teknisi yang bersiaga di kelompok kerja UNBK. Tim ini bertugas memantau potensi masalah gangguan jaringan. Selain itu kami juga sudah berkoordinasi dengan PLN agar selama ujian tidak ada pemadaman listrik," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Sekolah SMP 3 Wonosari, Mulyadi mengatakan pihaknya telah siap dalam menghadapi UNBK dan sudah menyiapkan sarana dan prasarana beserta siswa untuk mengikuti UNBK.

"Kami sudah siapkan komputer, genset, dan siswa kami. Kami menyewa genset seperti UNBK sebelumnya, pengalaman kami kemarin kan terjadi mati listrik saat itu kami sudah sediakan genset. Untuk itu pada tahun ini kami juga menyiapkan genset untuk menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved