Pemilu 2019

KPU Gelar PSU dan Lanjutan di 13 TPS di Bantul, Sebagian Besar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

KPU Gelar PSU dan Lanjutan di 13 TPS di Bantul, Sebagian Besar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

KPU Gelar PSU dan Lanjutan di 13 TPS di Bantul, Sebagian Besar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Ketua KPUD Bantul Didik Joko Nugroho (tengah) bersama komisioner menyampaikan keterangan pers perihal PSU dan PSL di Kabupaten Bantul, Minggu (21/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 8 Kecamatan di Kabupaten Bantul bakal menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

Penyebabnya, diduga karena ada intervensi dari pengawas TPS sehingga terjadi kesalahan administrasi.

Ketua KPUD Bantul Didik Joko Nugroho mengungkapkan pemungutan suara ulang dan lanjutan di Kabupaten Bantul tidak semata-mata bermuara dari ketidakpahaman KPPS saat menjalankan pemilu.

Akan tetapi berdasarkan kronologi yang Ia dapatkan, ada peran pengawas TPS yang dinilainya kurang optimal.

"Kami mendapatkan konfirmasi dari KPPS. Pengawas TPS ini kurang memberikan peran pengawasan atau peran pencegahan terkait terjadinya pemilih yang [mencoblos] tidak menggunakan A5," kata Didik, saat memberikan keterangan pers di Pendapa KPU Bantul, Minggu (21/4/2019).

Dua TPS di Kulon Progo Gelar Pemungutan Suara Ulang, Jumlah Pemilih Alami Penurunan

Terjadinya pemungutan suara ulang dan lanjutan di Kabupaten Bantul, menurut versi KPU lebih karena pengawas TPS justru memberikan kesempatan kepada Daftar Pemilih Khusus (DPK)--yang bukan domisili setempat--untuk mencoblos. Padahal secara regulasi itu tidak diperbolehkan.

Kendati demikian, Didik mengaku akan tetap menggelar PSU dan PSL sesuai rekomendasi dari Panwascam. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab dan demi menjaga integritas penyelenggara pemilu baik ditingkat KPPS maupun PPS.

"PSU dan PSL akan kami laksanakan secara parsial, pada tanggal 27 April 2019. Hari terakhir batas maksimal pemungutan suara ulang," ujar dia.

Adapun 13 TPS yang akan menggelar PSU dan PSL antara lain TPS 3 dan TPS 25 di Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon. Kedua TPS ini akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk satu jenis surat suara yaitu Capres-Cawapres.

Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu, KPU Sleman Akan Gelar PSU 24 April

Kemudian, TPS 76 di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon. Akan dilaksanakan pemungutan suara lanjutan (PSL) untuk 24 pemilih. Terdiri dari 14 pemilih DPT dan 10 DPK untuk surat suara calon presiden dan wakil presiden. Lalu di kecamatan Pandak, di TPS 19 dilakukan PSU untuk surat suara Capres-Cawapres.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved