Wah! Mencium Kentut Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya Lho

Ini mungkin dianggap agak aneh, tapi jujurlah, apakah kamu sering sengaja mencium bau kentut sendiri?

Wah! Mencium Kentut Sendiri Ternyata Ada Manfaatnya Lho
ist
ilustrasi kentut 

TRIBUNJOGJA.COM - Ini mungkin dianggap agak aneh, tapi jujurlah, apakah kamu sering sengaja mencium bau kentut sendiri?

Jika ya, apakah anda tahu bahwa bau kentut sendiri itu ternyata sanggup menurunkan risiko kanker?

Para ilmuwan percaya bahwa bau gas dari perut kembung memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Diperkirakan, hidrogen sulfida, salah satu kandungan gas terkuat dalam kentut ini, dihasilkan oleh bakteri yang terdapat dalam makanan busuk dalam usus. Gas ini bermanfaat untuk mencegah kanker, stroke, serangan jantung bahkan demensia.

Fakta ini salah satunya diungkapkan oleh para ahli di Universitas Exeter.

Seorang Karyawan Layangkan Gugatan Karena Selalu Dikentutin Setiap Hari

Efek Negatif Jika Anda Sering Menahan Kentut

Jangan Disepelekan, Kentut Bisa Jadi Petunjuk Kesehatan Tubuhmu

Mereka mengatakan bahwa dalam dosis kecil, gas beracun dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dan berperan dalam melawan penyakit dengan cara membantu untuk memelihara mitokondria.

Inilah yang mendorong produksi energi dalam sel pembuluh darah dan mengatur peradangan.

Mencegah atau membalikkan kerusakan mitokondria ini merupakan strategi kunci dalam mengobati berbagai keluhan kesehatan, mulai dari stroke, gagal jantung, diabeter, arthtritis, demensia dan penuaan.

"Ketika sel-sel mulai melemah akibat penyakit, maka mereka akan menarik enzim untuk meningkatkan jumlah hidrogen sulfida," jelas Profesor Matt Whitema, dari Fakultas Kedokteran Universitas Exeter, sebagaimana dilansir The Huffington Post.

Hal itulah yang membuat mitokondria beraktivitas lebih aktif yang memungkinkan sel untuk hidup.

Jika hal ini tidak terjadi, maka sel-sel akan mati dan kehilangan kemampuan untuk mengatur kelangsungan bertahan hidup dan mengendalikan peradangan.

"Kami telah melakukan penelitian dengan mambuat suatu senyawa yang disebut AP39. Perlahan senyawa ini menciptakan gas beracun dalam jumlah kecil untuk mitokonria. Hasilnya mengindikasikan bahwa jika sel-sel yang stres itu dirangsang oleh AP39, secara mengejutkan mitokondria melindunginya dan membuat sel-sel itu tetap hidup.

Senada, ahli biosciences dari universitas exeter Dr Mark Wood menegaskan bahwa bau gas dari perut kembung suatu saat bisa menjadi pahlawan kesehatan untuk memerangi berbagai penyakit. Bahkan, ia melihat adanya peluang untuk menjadikannya sebuah terapi.

"Meskipun hidrogen sulfida dikenal berbau sangat tajam, seperti dari bau telur busuk atau bau gas perut kembung, namun ini secara alami diproduksi tubuh dan bahkan bisa menjadi pahlawan kesehatan. Mungkin di masa depan hal ini bisa menjadi terapi untuk berbagai penyakit," paparnya menjelaskan hasil studi yang juga diterbitkan dalam jurnal Medicinal Chemistry Communications ini. (TRIBUNJOGJA.com)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved