Kota Magelang

Upaya Ketahanan Pangan di Kota Magelang dengan KRPL

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan ketahanan pangan di Kota Magelang.

Upaya Ketahanan Pangan di Kota Magelang dengan KRPL
Istimewa
Kegiatan pertanian yang dilakukan oleh kaum wanita di kampung-kampung di Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus melakukan pembinaan dan pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan ketahanan pangan di Kota Magelang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat, khususnya kaum wanita, dalam menggeluti dunia pertanian perkotaan sekaligus menjawab permasalahan krisis ruang terbuka hijau," kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan Disperpa Kota Magelang, Taat Suciati, Kamis (18/4/2019).

Suci mengatakan, melalui program KRPL ini masyarakat diajak untuk memanfaatkan pekarangan dan lahan sempit di lingkungan masing-masing untuk budidaya tanaman sayuran, peternakan dan perikanan.

Tingkat Partisipasi Masyarakat Kulon Progo di Pemilu 2019 Capai 86 Persen

"Adapun jumlah KWT di Kota Sejuta Bunga ini sudah mencapai 17 KWT. Kegiatan ini meningkatkan ruang terbuka hijau, produksi sayuran, ternak dan ikan serta mengurangi pengeluaran belanja keluarga,” ujarnya.

Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan angka Pola Pangan Harapan (PPH) dan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Upaya ini sejalan dengan program diversifikasi pangan, agar masyarakat tidak tergantung hanya pada konsumsi beras.

"KWT didorong untuk membudidayakan tanaman sumber pangan lokal, seperti singkong, jagung, midro, uwi dan talas. Selanjutnya bahan tersebut diolah menjadi makanan dengan tampilan menarik dan bergizi tinggi," imbuhnya.

RSUD Tipe D Kota Magelang Ditargetkan Beroperasi Juni 2019

Kepala Seksi Ketersediaan dan Distribusi Pangan, M. Makfud, menambahkan bahwa pemerintah melalui APBN dan APBD juga menyalurkan bantuan untuk memperkuat sektor pangan bagi kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kota Magelang.

"Terbaru ada 2 poktan, Ngudi Makmur I (Kelurahan Kramat Selatan) dan Marsudikismo (Kelurahan Cacaban) memperoleh bantuan masing-masing gabah 2,5 ton untuk kegiatan layanan tunda jual," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved