Soccer Style

Terkendala Izin, PSS Tetap Ngebet Uji Tanding Kontra Klub Liga 1

Bahkan, Laskar Sembada pun tak keberatan seandainya harus bermain di luar kandang.

Terkendala Izin, PSS Tetap Ngebet Uji Tanding Kontra Klub Liga 1
TRIBUNJOGJA/ HANIF SURYO
Caretaker PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pada sesi jumpa pers jelang laga melawan Martapura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Setelah dipastikan batal menggelar uji tanding menghadapi Badak Lampung FC, serta PSIS Semarang, PSS Sleman terus berupaya mencari lawan sepadan.

Bahkan, Laskar Sembada pun tak keberatan seandainya harus bermain di luar kandang.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua uji tanding PSS kontra tim Liga 1, yakni Badak Lampung FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang diagendakan pada Sabtu (20/4/2019), kemudian PSIS Semarang, di Moch Soebroto, Magelang, Selasa (23/4/2019), gagal terlaksana lantaran tidak adanya izin dari pihak kepolisian.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pun menyadari, peluang menggelar pertandingan uji tanding di tengah masa Pemilu 2019 ini, memang sulit terrealisasi.

Karena itu, kalaupun harus bermain di luar kandang, kendala izin dari kepolisian hampir pasti tetap dijumpai.

Tidak Kantongi Izin, PSS Sleman Batal Uji Tanding

"Ini masih sounding-sounding ya. Artinya, kalau kita harus keluar (kandang) dulu, tidak masalah. Sekarang sambil kita cari-cari lawan, karena mungkin di tempat lain juga sama kendalanya," katanya, Kamis (18/4/2019).

Mantan juru taktik PSIM Yogyakarta tersebut mengaku, sampai sejauh ini, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa kontestan kompetisi kasta tertinggi.

Walau begitu, ia masih enggan membeberkan siapa saja calon lawan sparing Super Elang Jawa.

"Terpenting kita coba dulu ya, kita sudah bicara dengan beberapa tim Liga 1. Semoga saja, uji coba bisa segera terealisasi. Tanpa penonton pun juga tidak masalah bagi kami," terangnya.

Tak Dapat Izin dari Kepolisian, PSS Sleman Batal Uji Coba Lawan PSIS dan Badak Lampung FC

"Tapi ya sampai sejauh ini belum tahu, bagaimana nanti, karena semuanya kan masih terfokus di Pemilu. Jadi, soal kemanan sekarang memang masih menjadi prioritas utama," tambah calon pemegang lisensi kepelatihan AFC Pro tersebut.

Lebih lanjut, Seto mengungkapkan, dengan sisa waktu menjelang kompetisi yang tidak sampai satu bulan ini, tim pelatih tidak memiliki banyak opsi, selain menjajal klub yang berada pada satu level.

Alhasil, ia enggan menggelar uji tanding menghadapi tim lokal.

"Ya, sebenarnya minimal klub dari Liga 2 lah, karena kita kan juga sudah beberapa kali main sama tim lokal. Jadi, kita pengennya di sana (lawan klub satu level), karena sekarang sudah mengarah uji coba untuk menghadapi kompetisi," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved