Bisnis

Kini Beli Tiket Garuda Indonesia Bisa dengan Mata Uang Asing

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Group menerapkan fitur pemesanan tiket pesawat dengan harga dalam mata uang yang dapat ditentukan penumpang.

Kini Beli Tiket Garuda Indonesia Bisa dengan Mata Uang Asing
Kompas/Heru Sri Kumoro
Pramugari Garuda Indonesia melayani penumpang 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Group menerapkan fitur pemesanan tiket pesawat dengan harga dalam mata uang yang dapat ditentukan penumpang.

Fitur tersebut dapat berlaku untuk tiket maskapai Garuda Indonesia, anak usaha Citilink Indonesia, dan mitra kerjasama operasi manajemen Sriwijaya Air Group.

CEO PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara mengungkapkan calon penumpang dapat mengatur sendiri pembayaran tiket penerbangan dalam mata uang pilihan sendiri.

Pemesanan tiket atau produk jasa lain bisa dilakukan melalui situs web dan aplikasi seluler.

Untuk tahap awal, para penumpang penerbangan internasional dari luar Indonesia dapat memilih salah satu mata uang untuk pembayaran tiket pesawat.

Mata uang yang tersedia antara lain, Baht Thailand (THB), Euro Eropa (EUR), Yen Jepang (YJP), Dolar Hong Kong (HKD), Poundsterling Inggris (GBP), Dolar Singapura (SGD), Dolar Amerika Serikat (USD), dan Dolar Australia (AUD).

Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat Berbadan Lebar untuk Penerbangan Haji

Dengan memungkinkan para penumpang Garuda untuk memilih mata uang yang dikehendaki, mereka dapat langsung menyetujui dan mengetahui jumlah tagihan pembayaran tiket tanpa harus menunggu lembar tagihan kartu kredit mereka.

"Garuda Indonesia-Sriwijaya Group juga akan menambahkan mata uang lain dalam tahun ini," ungkap Ari dalam keterangan tertulisnya.

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk M. Ikhsan Rosan menegaskan pelanggan yang bisa memilih mata uang saat membayar tiket hanya diberlakukan pada warga negara asing di luar negeri atau pelanggan yang memiliki kartu kredit luar negeri.

Garuda Indonesia Berikan Diskon Tiket Penerbangan hingga 50%

"Dari luar negeri atau nonresiden RI atau orang luar yang kartunya tidak diterbitkan di Indonesia," jelas Ikhsan.

Program ini menggunakan solusi pengelolaan valuta asing Citi InstantFX yang diklaim telah digunakan oleh para klien di berbagai industri termasuk agen perjalanan online, penyedia layanan pembayaran, dan marketplace online.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengapresiasi kepercayaan Garuda Indonesia-Sriwijaya Group yang memanfaatkan solusi Citi InstantFX.

"Kami yakin bahwa jaringan global dan solusi Citi akan mendukung maskapai untuk menghadirkan lebih banyak lagi layanan bagi para penumpangnya," ucap Batara.

Intinya, penerapan fitur itu dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberi layanan pemesanan tiket pesawat yang mudah dan lancar bagi para penumpang.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved