Internasional

Mantan Presiden Peru Nekat Tembak Kepalanya Sendiri. Ini Sebabnya

Perusahaan Odebrecht juga telah mengakui pihaknya membayar suap sebesar 29 juta dollar AS kepada pejabat Peru untuk tiga kontrak pekerjaan.

Mantan Presiden Peru Nekat Tembak Kepalanya Sendiri. Ini Sebabnya
AFP / ALEJANDRO PAGNI via Kompas.com
Mantan presiden Peru Alan Garcia. 

TRIBUNJOGJA.COM, LIMA - Akibat luka tembak di kepala, mantan presiden Peru Alan Garcia tewas.

Diduga Garcia menembak kepalanya sendiri di rumahnya, Rabu (17/4/2019), ketika polisi hendak menangkapnya.

Mantan presiden berusia 69 tahun itu segera dilarikan ke rumah sakit di Lima, tak lama setelah insiden dan menjalani operasi darurat.

Menteri Kesehatan Peru Zulema Tomas mengatakan, mantan presiden itu sempat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

"Kondisinya sangat serius dan kritis. Dokter sampai harus menyadarkannya sebanyak tiga kali setelah dia mengalami gagal jantung," kata Tomas, dilansir AFP.

Pesta Pernikahan di Peru Berubah jadi Tragedi Memilukan, Lokasinya Diterjang Longsor, 15 Orang Tewas

Ditambahkan Tomas, peluru langsung menembus kepala Garcia.

Mantan presiden itu sempat dalam penanganan intensif di Rumah Sakit Darurat Casimiro Ulloa di Lima.

Mantan presiden Garcia sebelumnya terjerat kasus korupsi dan hendak ditahan oleh petugas di kediamannya di Miraflores, Lima, sekitar pukul 06.30 pagi.

"Pagi ini terjadi kecelakaan yang patut disesalkan. (Mantan) presiden mengambil keputusan untuk menembak dirinya sendiri," kata pengacara Garcia, Erasmo Reyna, kepada wartawan di luar rumah sakit tempat kliennya menjalani operasi.

Garcia, presiden Peru untuk masa jabatan 1985-1990 dan 2006-2011, diduga menerima suap dari raksasa konstruksi Brasil, Odebrecht, sebagai imbalan atas kontrak pekerjaan umum skala besar.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved