Pemilu 2019

Bupati Kulon Progo : Jangan Mati-matian Bermusuhan Hanya Karena Beda Pilihan

Terkait sosok pemimpin hasil Pemilu, ia berharap yang bersangkutan memiliki idealisme tinggi di tengah euforia politik pencitraan belakangan ini.

Bupati Kulon Progo : Jangan Mati-matian Bermusuhan Hanya Karena Beda Pilihan
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mencoblos Pemilu 2019 di Klepu, Hargowilis, Kokap. 

Dia berharap, patologi demokrasi di Indonesia yang demikian bisa berkurang ke depannya. 

Terkait sosok pemimpin hasil Pemilu, ia berharap yang bersangkutan memiliki idealisme tinggi di tengah euforia politik pencitraan belakangan ini.

Dalam 10 tahun terakhir disadarinya banyak pemimpin yang lahir dari pencitraan picisan dan dirinya berharap tidak ada lagi yang demikian.

"Saya berharap ada pemimpin yang berani dan hanya takut pada Tuhan. Idealisme itu saya harap dipunyai pemimpin ke depan," kata dia.

Khusus untuk calon legislatif yang akan memimpin di Kulon Progo, Hasto berharap mereka bisa menguasai masalah pembangunan di wilayah ini secara filosofis dan mendalam.

Sehingga, semakin jelas arah pembangunannya.

Apalagi, sekarang ini adalah era industri 4.0 dan Kulon Progo masih berkutat dengan persoalan kemiskinan sehingga semangat memperjuangkan ekonomi kerakyatan harus dipunyai para calon wakil rakyat itu.

KPU Kulon Progo Waspadai TPS dengan Porsi DPTb Gemuk

Setidaknya, seorang pemimpin di Kulon Progo menurut oandangannya harus visioner, ikhlas bekerja, dan hidup sederhana. 

"Harapan daya wakil rakyat di Kulon Progo harus menguasai pembangunan secara filosofis, bukan pragmatis. Bukan hanya menguasai soal jalan atau irigasi rusak saja. Kulon Progo mau dibawa ke mana. Misal sektor wisata mau dibikin oaniramic atau berbasis budaya. Itu kan masalah mendasar," kata Hasto.

Sementara untuk masyarakat dimintanya lebih dewasa menyikapi hasil Pemilu nanti.

Ajang demokrasi ini merupakan sebuah pertandingan yang memiliki aturan tersendiri.

Masyarakat, termasuk tim sukses dsri peserta Pemilu, dimintanya untuk mempercayakan seluruh proses Pemilu kepada panitia.

"Pemilu lebih ke sebuah oertandingan, ada rule of the game. Jangan mati-matian bermusuhan hanya karena beda pilihan. Caleg harus oercaya pada panitia," kata Hasto.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved