Pemilu 2019

Bagaimana Cara Mencoblos yang Benar? Berikut Caranya Agar Surat Suaramu Sah

Bagaimana cara mencoblos surat suara yang benar? Berikut ini merupakan tata cara mencoblos dalam pemilu 2019

Bagaimana Cara Mencoblos yang Benar? Berikut Caranya Agar Surat Suaramu Sah
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

Bagaimana Cara Mencoblos yang Benar? Berikut Caranya Agar Surat Suaramu Sah

TRIBUNJOGJA.com - Hari Rabu (17/4/2019) seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) akan melaksanakan pemungutan suara untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Dengan demikian akan ada lima surat suara yang harus dicoblos oleh pemilih.

Surat Suara Tidak Sah, Jika . . .

Setiap jenis surat suara ini ditandai dengan warna yang berbeda.

Surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden ditandai dengan warna abu-abu, surat suara pemilihan anggota DPR RI warna kuning, surat suara untuk pemilihan anggota DPD warna merah, surat suara pemilihan anggota DPRD Provinsi warna biru, dan surat suara pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota warna hijau.

Quick Count Pilpres 2019 : 33 Lembaga Survei Terdaftar di KPU yang Tampilkan Hasil Hitungan Cepat

Ada hal yang harus diperhatikan oleh pemilih agar surat suara yang dicoblos terbilang sah. Sebab, dalam kondisi tertentu, surat suara bisa dikatakan tidak sah.

Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), surat suara dinyatakan sah jika memenuhi empat indikasi, yaitu, pertama surat suara ditandatangani oleh Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara Pemilu (KPPS).

“Selanjutnya, dinyatakan sah jika tanda coblos pada nomor urut, foto, nama salah satu pasangan calon, tanda gambar partai politik, atau gabungan partai politik dalam surat suara,” kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada Kompas.com, Selasa (9/4/2019).

“Sah apabila tanda coblos pada nomor atau tanda gambar partai politik dan/atau nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota berada pada kolom yang disediakan, atau tanda coblos pada kolom 1 (satu) calon perseorangan,” sambungnya.

Sementara itu, surat suara dinyatakan tidak sah jika Ketua KPPS menemukan surat suara yang terdapat tulisan atau catatan lain.

Surat suara juga dinyatakan tidak sah jika Ketua KPPS menemukan surat suara yang dicoblos tidak menggunakan alat coblos.

Halaman
12
Editor: mon
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved