Internasional

Suami-Istri Ini Menggugat Tetangganya karena Lonceng Sapi yang Dianggap Terlalu Berisik

Regina dan kuasa hukumnya bersikukuh bel di kalung sapi-sapi itu berguna untuk mencari mereka saat pergi terlalu jauh.

Suami-Istri Ini Menggugat Tetangganya karena Lonceng Sapi yang Dianggap Terlalu Berisik
Discovery
Ilustrasi: Sapi 

TRIBUNJOGJA.COM, BERLIN - Meski seorang tetangga mengeluhkannya, sapi- sapi di sebuah peternakan di Bavaria, Jerman tetap diizinkan mengenakan kalung dengan bel berdentang.

Keputusan pengadilan di Muenchen itu merupakan pukulan bagi pasangan suami istri asal kota kecil Holzkirchen yang pertama kali mempermasalahkan bel sapi ini lima tahun lalu.

Mereka mengatakan, sapi-sapi milik peternak sapi perah Regina Killer kerap membuat mereka bangun di malam hari karena lonceng di kalung mereka.

Baca: TPST Piyungan Bantul Yogyakarta Ditutup dan Cerita Sapi-sapi Pemakan Sampah Kelaparan.

Pasangan yang tak disebutkan namanya itu juga mengeluhkan bau kotoran sapi lengkap dengan serangga yang merubungnya.

Dalam sidang di pengadilan, kuasa hukum mereka memainkan rekaman suara lonceng kalung sapi yang memiliki kekuatan lebih dari 70 desibel.

Namun, pengadilan menganggap bukti yang diajukan pengacara itu tidak meyakinkan.

Pasangan ini juga tidak merasa puas dengan kesepakatan degan Regina Killer pada 2015 yang isinya menjauhkan sapi-sapi itu setidaknya 20 meter dari properti milik mereka.

"Ini adalah masalah tradisi kami. Jika begini terus maka semua akan hilang di Bavaria," kata Regina kepada harian Suddeutsche Zeitung.

Regina dan kuasa hukumnya bersikukuh bel di kalung sapi-sapi itu berguna untuk mencari mereka saat pergi terlalu jauh.

Dengan mendengarkan dentangan lonceng itu, peternak mengetahui lokasi sapi-sapi mereka meski di malam hari.

Baca: Mabuk Jamur Kotoran Sapi, Karno Tak Sadar Mencuri Mobil Jenazah

Sementara itu, pernyataan Regina ini didukung seorang polisi Bavaria Ilse Aigner.

"Sapi, dengan kalung belnya, adalah bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan kita," kata Ilse.

Sedangkan wali kota Holzkirchen Olaf von Lows mengatakan, sapi merumput merupakan hal lazim di kawasan itu dan merupakan pilar penting sektor pertanian.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Meski Digugat, Sapi-sapi di Bavaria Tetap Boleh Pakai Kalung Lonceng"
Penulis : Ervan Hardoko
Editor : Ervan Hardoko

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved