Lifestyle

Beberapa Perusahaan Raksasa Ini Tak Mensyaratkan Gelar Sarjana untuk Karyawannya

Cook bahkan mengungkap bahwa sekitar separuh pekerja Apple di AS tahun lalu banyak pula yang tidak bergelar sarjana.

Beberapa Perusahaan Raksasa Ini Tak Mensyaratkan Gelar Sarjana untuk Karyawannya
videoblocks.com
ilustrasi 

Data yang tak jauh berbeda juga ditemukan LinkedIn.

Platform jejaring profesional itu mengungkap bahwa banyak perusahaan kelas atas saat ini tidak mensyaratkan gelar sarjana.

Posisi-posisi yang ditawarkan tanpa syarat gelar sarjana misalnya teknisi elektronik, desainer mekanik, dan perwakilan marketing.

Pendapatan sarjana lebih tinggi

Meski demikian, gelar sarjana bukan berarti tak berguna bagi pemegangnya.

Menurut laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada tahun 2018, pekerja yang memegang gelar sarjana rata-rata mendapat pendapatan lebih dari 1.198 dollar (Rp 17 jutaan) per minggu.

Baca: Apple Bocorkan Foto-foto iPhone Lipat Masa Depan

Jumlah ini lebih tinggi dibanding rata-rata pendapatan dari pegawai non-sarjana 802 dollar AS (Rp 11,3 jutaan) seminggu.

Di AS, meraih gelar sarjana memang cukup sulit karena membutuhkan biaya besar.

Lulusan SMA seringkali harus berutang dengan mengambil pinjaman agar bisa kuliah, atau tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Menurut data dari Departemen Pendidikan AS, hanya 42 persen siswa SMA di tahun kedua yang meneruskan pendidikan hingga mendapatkan gelar diploma atau sarjana.

Bahkan, di antara para sarjana pun, tak sedikit yang bergelut dengan pekerjaan yang sebenarnya tak membutuhkan gelar tersebut.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Perlu Jadi Sarjana untuk Kerja di Apple dan Google" 
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Oik Yusuf

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved