Info Layanan Masyarakat

Prosedur dan Syarat Mengurus Izin Pangan Industri Rumah Tangga

Prosedur dan Syarat Mengurus Izin Pangan Industri Rumah Tangga di Yogyakarta

Prosedur dan Syarat Mengurus Izin Pangan Industri Rumah Tangga
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Satu stand di Traditional Food and ScienTech Festival : Pameran Makanan Tradisional Indonesia, Industri Makanan, Hasil Riset dan Perkembangan IPTEK yang digelar di Taman Pintar Yogyakarta, Jumat (8/9/2017). Acara ini berlangsung hingga 10 September mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Industri makanan rumahan menjadi salah satu sektor yang banyak diminati oleh masyarakat untuk membuka usaha.

Namun tentunya, untuk bisa mendirikan industri makanan rumahan harus dilengkapi dengan perizinan.

Terus bagaimana cara mengurus izin usaha makanan rumahan ?

P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah izin jaminan usaha makanan atau minuman rumahan yang dijual memenuhi standar keamanan makanan atau izin edar produk pangan olahan yang diproduksi oleh UKM untuk dipasarkan secara lokal. 

Izin P-IRT tersebut hanya diberikan kepada produk pangan olahan dengan tingkat resiko yang rendah.

Berikut Tribunjogja rangkumkan prosedur standar untuk memperoleh Sertifikat PIRT adalah :

1. Pengajuan Permohonan (Mengisi Form yang disediakan oleh dinas kesehatan kabupaten setempat.)
2. Persyaratan (Pemilik atau penanggung jawab) dan memiliki sertifikat Penyuluhan Keamanan pangan dari dinkeskab/kota.

Produsen produk itu datang  Dinas Kesehatan (Dinkes) di masing masing wilayah (kabupaten atau kota). Persyaratan yang harus dibawa, antara lain:
1. Fotokopi KTP.
2. Pas foto 3x4 sebanyak dua lembar.
3. Surat Keterangan Domisili Usaha dari kecamatan.
4. Surat keterangan puskesmas atau dokter.
5. Denah lokasi dan denah bangunan.
6. Rincian modal usaha dari kelurahan setempat.
7. Surat keterangan usaha dari kelurahan setempat
8. Contoh draf label/kemasan.
9. Sampel pangan
10. Surat pernyataan kepemilikan jika berbentuk badan usaha berupa CV/PT.

Isilah formulir pendaftaran, selanjutnya petugas Dinkes akan akan mengadakan survei secara langsung ke lokasi pembuatan makanan kecil yang didaftarkan. Setelah survei, izin PIRT akan dikeluarkan dalam waktu sekitar dua pekan. Dinkes akan mengeluarkan dua sertifikat, yaitu sertifikat penyuluhan dan sertifikat PIRT. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved