Prabowo Keluhkan Tak Boleh Kampanye di Simpang Lima Semarang

Seharusnya, kampanye akbar terakhir Prabowo akan digelar di Semarang, Jawa Tengah. Tetapi, kata Prabowo, pihaknya tidak mendapat izin

Prabowo Keluhkan Tak Boleh Kampanye di Simpang Lima Semarang
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Calon presiden Prabowo Subianto saat berkampanye di lapangan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan kampanye di Kota Solo, Jawa Tengah, sebagai kampanye akbar terakhirnya.

Seharusnya, kampanye akbar terakhir Prabowo akan digelar di Semarang, Jawa Tengah. Tetapi, kata Prabowo, pihaknya tidak diizinkan untuk menggelar kampanye akbar di Simpang Lima, Semarang.

Hanya saja, Prabowo tidak menyebut siapa pihak yang melarang dirinya kampanye di Semarang.

"Ini adalah kampanye terbuka yang terakhir. Tadinya kami mau kampanye di Semarang. Kami mau di Lapangan Simpang Lima tapi katanya enggak boleh," ujar Prabowo saat kampanye di Lapangan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun menyayangkan pelarangan itu. Pasalnya, kata Prabowo, pelarangan itu tidak pernah terjadi saat dirinya maju sebagai calon wakil presiden mendampingi calon presiden Megawati pada 2009.

"Saya ingat dulu tahun 2009 saya wakilnya Ibu Mega. Saya melawan Pak SBY tapi enggak ada tuh larangan kampanye ke mana-mana," kata dia.

Menurut Prabowo, pihaknya sempat meminta izin untuk memindahkan kampanye dari Simpang Lima ke sebuah Gedung Olah Raga (GOR). Namun, kembali tak mendapatkan izin.

"Sekarang mau pindah ke GOR enggak boleh. Akhirnya alhamdulilah kita di sini. Kita di Solo dan luar biasa saya tidak menduga luar biasa kehadiran massa. Terima kasih rakyat Solo," ucap Prabowo.

Dalam acara kampanye akbar tersebut hadir sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno antara lain, Djoko Santoso, Titiek Soeharto, Neno Warisman, Hidayat Nur Wahid dan Syarief Hasan.

Juga hadir mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih, Rachmawati Soekarnoputri, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, tokoh-tokoh GNPF, FPI, dan LPI. (Kristian Erdianto)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Subianto: Kami Mau Kampanye di Simpang Lima Katanya Enggak Boleh"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved