Jawa

Logistik Pemilu di Kabupaten Magelang Mulai Didistribusikan

Tahapan pendistribusian logistik pemilu, dimulai dari tanggal 8 April 2019 hingga 14 April 2019 mendatang.

Logistik Pemilu di Kabupaten Magelang Mulai Didistribusikan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Petugas gudang mengangkut logistik Pemilu di Gudang Aula Balai Desa Mertoyudan, Magelang, Rabu (10/4/2019). Distribusi dikawal ketat petugas kepolisian. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang mulai melaksanakan distribusi logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 di Kabupaten Magelang, Rabu (10/4/2019).

Logisik yang terdiri dari surat suara, kotak suara, dan lainnya dikirim dari gudang penympanan KPU ke masing-masing kecamatan.

"Logistik pemilu dikirim ke tingkat kecamatan, secara bertahap mulai dari logistik Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten. Pengiriman logistik dimulai dari Gudang logistik Kelurahan Mertoyudan," kata Anggota Komisioner KPU Kabupaten Magelang, Divisi Data dan Informasi, Wardoyo pada Tribunjogja.com, Rabu (10/4/2019).

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

Wardoyo mengatakan, tahapan pendistribusian logistik pemilu, dimulai dari tanggal 8 April 2019 hingga 14 April 2019 mendatang.

Surat suara, formulir C1, dimasukkan ke dalam kotak suara.

Nantinya, kotak suara berisi logistik itu akan didistribusikan ke tiap kecamatan.

Selanjutnya, dari kecamatan akan didistribusikan ke tiap TPS.

Adapun gudang logistik KPU tersebar di beberapa titik, yaitu di Kantor Kelurahan Mertoyudan, Balai Desa Pasuruan Mertoyudan, Balai Desa Donorojo Mertoyudan, Balai Desa Deyangan Mertoyudan, GOR Gemilang, Gudang logistik Keji Muntilan, dan Gudang Logistik Sedayu Muntilan.

"Pengiriman logistik dilakukan dengan menggunakan truk, dengan pengawasan petugas Kepolisian yang turut berjaga," katanya.

Baca: Ribuan Pemilih Pindah Memilih ke Magelang, Didominasi Santri

Sementara itu, Panitia Pemungutan Suara (PSS) Desa Kalinegoro, Kunianto, menuturkan, sebelumnya logistik dikemas terlebih dahulu dan disesuaikan dengan jumlah TPS.

Pengemasan memakan waktu dua hari atau lebih.

Ia mengaku masih kekurangan sampul.

Pihaknya pun menunggu kiriman logistik susulan dari KPU.

"Untuk kecamatan yang mempunyai TPS gemuk seperti Kecamatan Mertoyudan sejumlah 350 TPS mengalami kekurangan sampul. Desa Kalinegoro sendiri mempunyai 41 TPS, dalam pengemasan logistik pemilu sempat terkendala sampul yang kurang. Namun sudah bisa diatasi, dengan menunggu kiriman logistik dari KPU," kata Kunianto.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved