Sains

Gorila Juga Berduka Layaknya Manusia ketika Ada Anggota Kawanan yang Mati

Beberapa pengamatan di alam liar membuktikan jika spesies lain, seperti paus orca atau simpanse, juga menunjukkan rasa dukanya.

Gorila Juga Berduka Layaknya Manusia ketika Ada Anggota Kawanan yang Mati
Dian Fossey/Gorilla Fund International/CC BY 4.0
Seekor anak gorila terlihat sedang berduka 

Misalnya saja terlihat ketika anak gorila betina berbaring dan duduk di atas tubuh induknya yang tidak bergerak, menatap wajahnya dan dengan lembut menggerakkan kepalanya dengan tangannya.

"Si anak merawat mayat induknya dan bahkan berusaha menyusu selama beberapa detik meskipun sudah disapih," tulis para peneliti dalam laporan mereka.

Baca: Induk Gorila Itu Tak Berhenti Bangunkan Anaknya yang Sudah Mati

Temuan lainnya adalah, kawanan gorila pegunungan dengan kawanan gorila grauer tidak terlibat konflik ketika salah satu kelompok penasaran mendatangi mayat gorila dari kelompok yang berbeda.

Ini agak berseberangan dengan perilaku gorila biasanya.

"Dalam grup gorila, interaksi antara kelompok lain biasanya cenderung saling menghindar tanpa adanya kontak fisik," jelas Amy Porter dari Dian Fossey Gorilla Fund International.

Namun dalam kasus di atas, justru tidak terdapat adanya konflik.

Penelitian ini pun memberikan pandangan baru tentang bagaimana gorila melihat sebuah kematian.

Tidak hanya dengan kawanan mereka, tetapi juga grup dari luar.

Contoh-contoh tersebut juga menunjukkan bahwa manusia bukan satu-satunya makhluk di Bumi yang mampu berduka.

Studi ini telah dipublikasikan di PeerJ-The Journal of Life and Environmental Sciences.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seperti Manusia, Gorila Juga Berduka ketika Kawanannya Mati"
Penulis : Kontributor Sains, Monika Novena
Editor : Shierine Wangsa Wibawa

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved