Yogyakarta

Gerakkan Ekonomi Rakyat, Pemda DIY Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pemprov DIY tengah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah.

Gerakkan Ekonomi Rakyat, Pemda DIY Percepat Pembangunan Infrastruktur
Tribunjogja.com | Hari Susmayanti
Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemprov DIY tengah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah.

Di wilayah selatan, Pemda DIY juga melakukan percepatan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), sekaligus melakukan penataan di sejumlah titik.

Wilayah barat, pembangunan Bedah Menoreh yang menghubungkan Kulonprogo dengan kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur juga tengah dilakukan.

Pembangunan jalan baru ke Borobudur dan Bedah Menoreh diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Selanjutnya untuk mengimbangi pembangunan pelebaran jalan Ngeplang-Nanggulan-Kalibawang- Borobudur yang dilakukan Pemerintah Pusat, Pemda DIY membangun kawasan Agroteknopark di Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo,” jelas Sekda DIY, Gatot Saptadi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Pembinaan Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Tahun 2019, Rabu (10/4/2019).

Baca: Pemda DIY Targetkan Akhir April Usulan Anggaran Untuk Rehabilitasi Jokteng Wetan Clear

Sekda memaparkan, sebagai daerah tujuan wisata yang tidak terlalu banyak memiliki sumber daya alam. Untuk itu, tidak heran jika DIY menempatkan sektor pariwisata menjadi salah satu sektor utamanya.

Karena itulah, pembangunan infrastruktur di DIY masih saja memprioritaskan untuk proyek-proyek pendukung sektor pariwisata.

Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan suatu persyaratan penting dalam pembangunan sosial ekonomi.

“Infrastruktur diperlukan sebagai sarana penghubung, input, maupun output dari berbagai macam kegiatan sosial dan ekonomi. Di wilayah DIY, kami tengah memprioritaskan untuk pendukung pariwisata, menyongsong Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulonprogo,” urainya.

Terkait beragam pembangunan infrastruktur di DIY tersebut, Gatot menuturkan, pertumbuhan ekonomi DIY menjadi semakin kokoh.

Baca: Tanpa Investor, Bisakah Bisnis Start Up tetap Dapat Berjalan?

Hal ini karena ditopang oleh akselerasi kinerja investasi seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung. Sehingga penataan infrastruktur, di antaranya penambahan aksesibilitas jalan maupun kebutuhan dasar masyarakat, dari tahun ke tahun dapat dikatakan semakin membaik.

Pada bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, hasil kerja Pemda DIY di 2017 misalnya, menunjukkan adanya peningkatan capaian indikator.

Indikator yang sudah tercapai lebih dari 100% di antaranya, aksesibilitas jalan di wilayah provinsi, persentase penduduk berakses air minum, persentase penduduk berakses sanitasi yang layak, dan persentase penyelenggaraan jasa konstruksi. (tribunjogja)
 

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved