Bantul

Trauma Akibat Banjir Bandang, Warga Paduresan Harapkan Ada Solusi

Berbeda dengan air sungai pada umumnya, lumpur sisa banjir luapan kali celeng memang sulit dibersihkan.

Trauma Akibat Banjir Bandang, Warga Paduresan Harapkan Ada Solusi
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua Komunitas Kali Celeng, Suryono bersama Purwadi menunjukan kondisi terkini Kali Celeng pasca banjir. 

Menurut Suryono, berbeda dengan air sungai pada umumnya, lumpur sisa banjir luapan kali celeng memang sulit dibersihkan.

Selain lumpur, yang dikhawatirkan oleh Suryono, masyarakat Paduresan Imogiri serta warga terdampak banjir sebenarnya adalah terkait kesehatan.

Masalah penyakit yang menurutnya mulai bermunculan.

"Seperti diare, ispa dan saya khawatir sakit lepto," katanya.

Ketakutan dia memang beralasan.

Ia sendiri bercerita kalau ada tiga warga terdampak banjir yang telah terserang penyakit jenis ini.

"Dua berhasil sembuh dan satu lainnya meninggal dunia," terang dia.

Suryono berharap ada uluran tangan dari instansi ataupun lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang kesehatan untuk membantu pengobatan warga secara gratis.

Baca: Cerita di Balik Banjir Bandang yang Sempat Menerjang Wilayah Bantul Akibat Luapan Kali Celeng

Harap Ada Normalisasi

Suryono terdiam.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved