Bantul

Trauma Akibat Banjir Bandang, Warga Paduresan Harapkan Ada Solusi

Berbeda dengan air sungai pada umumnya, lumpur sisa banjir luapan kali celeng memang sulit dibersihkan.

Trauma Akibat Banjir Bandang, Warga Paduresan Harapkan Ada Solusi
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua Komunitas Kali Celeng, Suryono bersama Purwadi menunjukan kondisi terkini Kali Celeng pasca banjir. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bekas endapan lumpur sisa banjir masih lekat menempel di dinding dan pelataran rumah warga di Kampung Paduresan, Kelurahan/Kecamatan Imogiri, Bantul.

Meski pun umumnya telah coba dibersihkan namun dinding sebagian rumah warga masih terlihat membekas garis.

Garis itu menjadi tanda, seberapa tinggi debit air saat banjir bandang itu datang.

Material empring dan sisa-sisa sampah dari luapan sungai juga masih terlihat di sekitar jalan.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Ketua Komunitas Kali Celeng, Suryono mengatakan, ketika banjir surut seluruh kampung di Paduresan penuh dengan lumpur.

Ia sendiri telah kerja bakti membersihkan kampung dan membersihkan rumahnya selama beberapa hari.

Namun sisa lumpur memang sedikit sulit dibersihkan.

"Lihat ini masih banyak yang menempel," kata dia pada Tribunjogja.com.

Telunjuknya kemudian mencolek dinding dan memperlihatkan sisa lumpur di jarinya.

Benar saja, Tribunjogja.com melihat ada bekas lumpur yang menempel.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved