Bantul

Polres Bantul Siapkan 1.010 Personel, Amankan Pemilu 2019

Polres Bantul menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan tahapan proses Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang.

Polres Bantul Siapkan 1.010 Personel, Amankan Pemilu 2019
dok.Humas Polres Bantul
Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polres Bantul menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan tahapan proses Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang.

Personel Bhayangkara ini nantinya akan dikerahkan disejumlah tempat pemungutan suara.

"Prosonel yang akan kita libatkan seluruhnya ada 1.010 yang akan sampai ke TPS," kata Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan ditemui seusai apel siaga Linmas di pendapa Parasamya, Selasa (9/4/2019).

Kaitannya potensi kerawanan, Sahat mengaku sudah melakukan pemetaan. Kata dia, ada dua potensi kerawan yang dimungkinkan terjadi di Kabupaten Bantul.

Kerawanan pertama karena faktor geografis dan kerawanan kedua karena faktor keamanan.

Baca: Dinsos dan Polres Bantul Kerja Sama Pendistribusian PKH dan BPNT

Untuk faktor kerawanan geografis, Sahat menilai Kabupaten Bantul terutama wilayah timur seperti Kecamatan Pundong dan Kecamatan Imogiri memiliki potensi yang cukup tinggi terjadinya bencana tanah longsor dan Banjir.

Kondisi tersebut dinilai rawan.

"Saya sudah melihat sendiri, Pundong dan Imogiri ini rawan longsor dan banjir," katanya.

Adapun untuk kerawanan keamanan, menurut Sahat di Kabupaten Bantul sejauh ini menjelang pemungutan suara masih relatif stabil.

Bahkan untuk kerawanan Kamtibmas dinilai belum ada.

Baca: Polres Bantul Bakal Usut Tuntas Kerusuhan Simpang Tiga Tembi

Namun demikian, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Bantul dan TNI mengaku siap untuk senantiasa menjaga dan mengamankan suasana tetap kondusif.

"Kepada masyarakat saya minta juga untuk menjaga kamtibmas. Dijaga supaya tetap kondusif," tutur dia.

Ia menegaskan apabila ada pihak-pihak yang mencoba berbuat onar dan terbukti melakukan pelanggaran hukum dan pidana, maka dengan tegas akan dilakukan penindakan.

"Kita proses baik dari Gakkumdu (penegakan hukum terpadu) Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan," jelas dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved