Iran dan AS Saling Tuding Siapa Teroris yang Sebenarnya

Presiden Donald Trump pada Senin (8/4/2019) waktu Washington menyebut Iran Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai "organisasi teroris" asing

Iran dan AS Saling Tuding Siapa Teroris yang Sebenarnya
al Jazeera
Iran Revolutionary Guard Corps 

Iran dan AS Saling Tuding Siapa Teroris yang Sebenarnya

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERANIran menyatakan pemerintah AS adalah sponsor terorisme, dan pasukan AS di kawasan Teluk adalah kelompok-kelompok teroris.

Pernyataan yang dikutip media Iran dan dilansir Aljazeera.com, Selasa (9/4/2019) merupakan sikap balasan atas keputusan Washington menetapkan Pasukan Garda Republik Iran sebagai teroris.

Presiden Donald Trump pada Senin (8/4/2019) waktu Washington menyebut Iran Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai "organisasi teroris" asing.

Ini untuk pertama kalinya Washington secara resmi menyebut militer negara lain sebagai "kelompok teroris".

Masih terkait sikap terkini AS pada Iran, Teheran mengutuk keputusan AS itu sebagai tindakan ilegal yang dipicu oleh pengaruh regional Teheran dan "keberhasilan dalam memerangi Negara Islam."

AS telah memasukkan daftar hitam ke puluhan entitas dan orang untuk berafiliasi dengan IRGC, tetapi bukan organisasi secara keseluruhan.

Trump mengkonfirmasi laporan sebelumnya bahwa AS akan terus meningkatkan tekanan keuangan dan meningkatkan biaya pada Iran "untuk dukungannya terhadap kegiatan teroris".

Presiden AS itu menegaskan, Iran bukan hanya sponsor terorisme, tetapi IRGC secara aktif berpartisipasi membiayai, dan mempromosikan terorisme sebagai alat politik negara.

Atas kebijakan AS ini, dinilai memperjelas risiko melakukan bisnis dengan, atau memberikan dukungan kepada Iran.  "Jika Anda melakukan bisnis dengan IRGC, Anda akan membiayai terorisme," kata Trump.

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved