Bantul

Harga Bawang Putih di Pasar Bantul Melonjak

Kenaikan harga bawang putih sudah terjadi mulai dari tingkat pengepul atau tengkulak.

Harga Bawang Putih di Pasar Bantul Melonjak
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Harga bawang putih dan bawang merah mengalami kenaikan di Pasar Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Bantul mengalami kenaikan.

Satu di antara yang mengalami lonjakan harga cukup signifikan adalah bawang putih.

Seorang pedagang di Pasar Bantul, Yuparti mengatakan, komoditas yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan itu sudah mengalami kenaikan harga sejak beberapa hari terakhir.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Kenaikannya cukup siginifikan bahkan hampir tembus tiga kali lipat dari harga biasanya.

"Dua hari yang lalu harga bawang putih masih berada di harga normal Rp 13 ribu perkilogram. Namun sekarang sudah naik, jadi Rp 30 ribu perkilogram. Kalau dihitung-hitung naiknya hampir tiga kali lipat," ujar Yuparti saat ditemui Tribunjogja.com di Pasar Bantul, Minggu (7/4/2019)

Kenaikan harga bawang putih ini menurut Yuparti sudah terjadi mulai dari tingkat pengepul atau tengkulak.

Ia mengaku tidak tahu penyebab pastinya.

Namun diduga naiknya harga karena minimnya stok di petani akibat kondisi cuaca.

Selain bawang putih, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah.

Baca: Bawang Putih Picu Inflasi DIY di Bulan Maret Sebesar 0,26%

Menurut Yuparti, kenaikan bumbu masak itu sudah terjadi sejak sebulan yang lalu.

"Saat ini harganya Rp 40 ribu perkilogram. Harga normal biasanya Rp 25 ribu perkilogram," terang dia.

Adapun untuk komoditas lain seperti cabai merah di pasar tradisional Bantul terpantau masih relatif stabil.

Pedagang cabai, Inem mengatakan harga cabai saat ini masih berada di kisaran harga Rp 25 ribu perkilogram.

Harga tersebut cenderung stabil. Kalaupun ada kenaikan menurut inem masih dianggap wajar.

"Harga cabai ini masih stabil. Normal. Kenaikan paling sekitar seribu sampai seribu lima ratus," ujar dia, menjelaskan. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved