Soccer Style

Usai KLB, Asprov PSSI DIY Langsung Dibebani Tugas Menyusun Tim Pra-PON

Terlebih, pelaksanaan Pra-PON kemungkinan akan berdekatan dengan ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY, yang berlangsung bulan Oktober nanti.

Usai KLB, Asprov PSSI DIY Langsung Dibebani Tugas Menyusun Tim Pra-PON
Istimewa
Ketum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno, memberikan arahan kepada para peserta refreshment wasit, di Monumen PSSI, Yogyakarta, Rabu (3/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, yang diselenggarakan tahun 2019 ini, KONI DIY mendorong Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, agar segera mempersiapkan tim untuk memperebutkan tiket menuju Papua.

Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengungkapkan, setelah resmi memiliki kepengurusan baru lewat Kongres Luar Biasa (KLB), Asprov PSSI DIY langsung dibebani tugas untuk menyusun komposisi tim sepakbola dan futsal, untuk Pra-PON.

Ia pun melanjutkan, sesuai ketetentuan, batas akhir penyelenggaraan Pra-PON bagi keseluruhan cabang olahraga (cabor), adalah sembilan bulan sebelum pelaksanaan multi sport event tingkat nasional tersebut, yakni pada September 2020 mendatang.

Baca: Asprov PSSI DIY Tunggu Pengesahan PSSI Pusat

"Batas akhir untuk Pra-PON ini kan berarti bulan Desember ya. Sehingga, kami berharap PSSI DIY bisa secepatnya mempersiapkan tim, walaupun belum ada kepastian jadwalnya. Tapi, waktu persiapannya kan sudah semakin pendek," ungkap Djoko.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Ketum Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Suratno mengatakan, sampai sejauh ini, pihaknya pun sudah memikirkan rencana, mengenai pembentukan tim proyeksi Pra-PON.

Terkait jadwal, dirinya akan mencoba mencari kepastian dahulu.

Ia juga memastikan, hal tersebut sudah dibahasnya bersama para anggota Executive Committee (Exco).

Terlebih, pelaksanaan Pra-PON kemungkinan akan berdekatan dengan ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY, yang berlangsung bulan Oktober nanti.

"Kami akan coba cari informasi terlebih dahulu, mengenai kapan Pra PON ini diselenggarakan. Dari gambaran itu, kami juga akan secepatnya menggelar rapat exco untuk membahasnya," katanya.

Baca: Gelar Refreshment Wasit, Asprov PSSI DIY Tekankan Soal Integritas

Walau begitu, mantan CEO Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) tersebut menegaskan komitmennya dalam babak kualifikasi nanti.

Ya, sebisa mungkin, target mengantarkan tim sepakbola DIY untuk bertanding di PON 2020, bisa terealisasi tahun ini.

"Kalau (Pra-PON) setelah Porda, mungkin kami bisa melakukan pencarian pemain di sana. Tapi, kalau setelah  Porda, itu yang sedikit menyulitkan, karena kami harus segera menentukan pelatih dan mencari pemain," cetusnya.

"Karena itu, kami akan ajak semua Askab, maupun Askot, untuk membicarakannya. Apalagi, mereka saat ini juga sedang menyiapkan tim untuk Porda," pungkas Syauqi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved