Seminar Nasional STIPRAM Yogyakarta, "Reinkarnasi Wisata Millenials", Tantangan Dunia Pariwisata

Lebih dari itu, masa tinggal dan membelanjakan uang wisatawan menjadi ukuran keberhasilan dalam mengelola pariwisata.

Seminar Nasional STIPRAM Yogyakarta,
STIPRAM YOGYAKARTA
FOTO BERSAMA - Para pembicara Seminar Nasional dan Talkshow Reinkarnasi Wisata Millenials berfoto bersama di Kampus Terpadu STIPRAM Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bukan sekadar jumlah wisatawan. Lebih dari itu, masa tinggal dan membelanjakan uang wisatawan menjadi ukuran keberhasilan dalam mengelola pariwisata.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Cendikiawan Pariwisata Indonesia, Prof Azril Azahari dalam Seminar Nasional Reinkarnasi Wisata Millenials yang digelar STIPRAM Yogyakarta, Jumat (5/4).

Sementara pembicara lainnya, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata, Anang Sutono menegaskan, pariwisata sebagai dunia industri mulai mengandalkan teknologi digital.

Dia kemudian mencontohkan adanya hotel yang dilayani robot mulai dari check in hingga masuk kamar. “Tetapi bukan berarti pekerjaan yang ada segera tergusur, ini masih lama. Pesannya adalah pemanfaatan teknologi untuk dunia pariwisata,” katanya.

Sementara Kasubdit BintipSos Dit Binmas Polda DIY, AKBP Sinungwati menyatakan, menghadirkan wisata aman menjadi penting. “Bukan hanya nyaman, tapi aman. Dan kaum milenial bisa berperan dalam keamanan ini, semua harus berperan, bukan hanya polisi,” jelasnya.

Sementara Praktisi Sosial Media, Eko Nuryono dan Pemred Tribun Jogja, Ribut Raharjo lebih menekankan kepada semangat kaum milenial untuk produktif dan kreatif. (rbt)

Penulis: ribut raharjo
Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved