Sleman

Polsek Ngaglik Ringkus Residivis Pencurian Spesiali Pecah Kaca Mobil, Ditangkap di Salatiga

Polsek Ngaglik Ringkus Residivis Pencurian Spesiali Pecah Kaca Mobil, Ditangkap di Salatiga

Polsek Ngaglik Ringkus Residivis Pencurian Spesiali Pecah Kaca Mobil, Ditangkap di Salatiga
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto menunjukkan barang bukti aksi curat saat jumpa pers di Mapolsek Ngaglik, Jumat (05/04/2019). Area lampiran 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Polsek Ngaglik bersama Polres Sleman dan Polda DIY berhasil menangkap residivis pencurian dengan pemberatan (curat) spesiali pecah kaca mobil. Pelaku ditangkap pada Rabu (03/04/2019) dini hari silam.

Saat jumpa pers pada Jumat (05/04/2019) di Mapolsek Ngaglik, Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan pelaku beberapa kali melakukan pencurian.

"Sebelumnya tersangka sudah pernah diproses oleh Polres Bantul atas kasus yang sama," ungkap Yuliyanto.

Lebih lanjut, Yuliyanto mengatakan tersangka berinisial MA alias Jonathan (40) merupakan warga Semarang namun menetap di Salatiga, Jawa Tengah.

Baca: Daftar Sanksi dan Denda yang Bakal Dikenakan pada Para Perokok Bila Merokok Sembarangan

Meskipun demikian, MA banyak melakukan aksinya di wilayah DIY dan Semarang.

Sebelum diringkus petugas, pelaku melakukan aksi pencurian di wilayah Dusun Plosokuning, Minomartani, Ngaglik padfa 11 Maret silam sekitar pukul 19.15 WIB.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku mengarah kepada Jonathan.

Baca: Gadis 20 Tahun Otak Pembunuhan Suyono, 7 Remaja Eksekutor Beraksi setelah Terpengaruh Hoaks

Petugas kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan korban di wilayah Salatiga.

"Tersangka kami ringkus pada 3 April lalu di kosnya yang berada di Salatiga," jelas Yuliyanto.

Saat penangkapan, polisi juga menyita barang bukti berupa sebuah obeng untuk memecahkan kaca mobil, 1 unit sepeda motor matic, jaket, celana, helm, serta dua ponsel.

"Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun," kata Yuliyanto.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved