Bareskrim Dalami Alat Bukti dan 3 Akun Terkait Hoaks Server KPU Disetting Menangkan Capres 01

Bareskrim Polri sedang mendalami alat bukti terkait hoaks setting-an server KPU di Singapura yang disebut memenangkan pasangan capres tertentu

Bareskrim Dalami Alat Bukti dan 3 Akun Terkait Hoaks Server KPU Disetting Menangkan Capres 01
IST
Video hoaks di Facebook yang menyebut server KPU telah diatur memenangkan capres dan cawapres tertentu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sedang mendalami alat bukti terkait hoaks setting-an server Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Singapura yang disebut untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres.

Kasus tersebut dilaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui komisionernya kepada Bareskrim di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

"Dari laporan tersebut, saat ini dari tim Direktorat Siber Bareskrim sedang mendalami seluruh alat bukti, data-data, dokumen yang diserahkan dari komisioner KPU kepada Bareskrim," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, Jumat (5/4/2019).

Baca: Mahkamah Agung: ‘People Power’ Amien Rais di Luar Koridor Hukum

Aparat akan mendalami perihal konstruksi hukum dari hoaks yang viral di media sosial tersebut.

Selain itu, aparat kepolisian sudah memiliki laboratorium digital untuk mengaudit tiga akun yang dilaporkan, keaslian foto dan video yang diunggah, serta narasi yang dibangun.

Lebih lanjut, kata Dedi, penyidik akan mendalami penggagas konten tersebut hingga kaitannya dengan buzzer.

"Kedua buzzer, apakah ada keterkaitan antara creator yang membuat ini dengan buzzer karena ini kan cukup viral dan ini juga cukup mengganggu kinerja KPU pastinya," ujar Dedi.

Baca: Kementerian PUPR Segera Bangun Jembatan Ngembik

Menurut Dedi, jerat hukum yang akan diberlakukan kepada pelaku adalah Pasal 27 dan Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, hal tersebut juga masih akan didalami oleh penyidik.

"Ini nanti akan didalami juga dengan konstruksi hukum dan disesuaikan juga dengan barang bukti yang diserahkan kemarin," kata dia.

Hoaks di Medsos

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved