Bantul

Relokasi Jadi Alternatif Terakhir untuk Warga yang Tinggal di Zona Merah Longsor dan Banjir

Relokasi untuk warga yang tinggal di zona merah rawan longsor atau banjir perlu pertimbangan banyak hal.

Relokasi Jadi Alternatif Terakhir untuk Warga yang Tinggal di Zona Merah Longsor dan Banjir
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Relokasi untuk warga yang tinggal di zona merah rawan longsor atau banjir perlu pertimbangan banyak hal.

Mulai dari kesiapan warga hingga ketersediaan lahan relokasi menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto menyebut ada 2235 kepala keluarga (KK) yang tinggal di zona merah.

Sehingga perlu persiapan dari sisi masyarakat maupun sarana prasarana.

"Tidak semudah itu dilakukan relokasi. Relokasi pindah tempat itu alternatif terakhir. Karena ini juga terbatas," kata Dwi.

Baca: Normalisasi Sungai di Bantul Butuh Proses

Jika masih ada solusi lain yang menjamin keselamatan warga dari bencana, relokasi belum menjadi pilihan utama.

"Kalau ada solusi lainnya, yang terpenting warga yang tinggal di daerah rawan bencana harus aman," terangnya.

Ada beberapa kajian yang perlu dilakukan jika relokasi memang harus dilakukan.

Seperti tata ruang hingga kelayakan secara lingkungan menjadi perlu diperhatikan.

Baca: Wakil Bupati Bantul : Lokasi Rawan Banjir dan Longsor Perlu Relokasi

"Dikaji dulu tempatnya, apakah ada cara untuk mitigasinya. Menyiapkan lokasi tidak hanya sekadar ada lahan lalu pindah, tapi juga penataan ruangnya agar bisa nyaman aman terhindar dari bencana," papar Dwi.

Lanjutnya, lingkungan relokasi juga harus menjamin kehidupan ekonomi masyarakat.

"Selain layak huni, juga harus bisa untuk berkembang. Misal layak untuk usaha untuk menjamin keberlangsungan ekonomi," jelasnya. "Jadi benar-benar bisa mengatasi masalah," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved