Kota Yogyakarta

Antisipasi Penyakit Musim Hujan

Amel mengatakan, untuk terkait penyakit ISPA dan diare, warga diminta untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Antisipasi Penyakit Musim Hujan
ilustrasi 

"Karena kalau di kebun terkadang ada daun yang menampung air, itu juga diwaspadai," tambahnya.

Sementara itu, di lingkungan sekolah, selain dilakukan upaya pembersihan rutin, pemberlakuan kranisasi juga dinilai efektif mencegah berkembangbiaknya nyamuk.

"Lalu untuk Lepto, warga harapannya sudah paham tentang gejalanya sehingga begitu merasakan demam tinggi dan mual, terlebih ketika memang ada luka dan merasa bersinggungan di genangan air dan sampah, maka segera memeriksakan diri ke Puskesmas," ucapnya.

Baca: 5 Antibiotik Alami yang Bisa Membantu Tubuh Saat Melawan Bibit Penyakit

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu menyebutkan bahwa hingga Maret 2019, jumlah warga Kota Yogyakarta yang terserang DB sebanyak 164 orang.

"Paling banyak di bulan Januari. Dan kalau dilihat, grafiknya menurun yakni Januari 68 kasus, Februari 56 kasus, dan Maret 40 kasus," ucapnya.

Selanjutnya untuk data Leptospirosis, sejak Januari hingga Maret 2019 tercatat 6 kasus dengan rincian Januari 2 kasus, Februari 4 kasus, dan Maret 0 kasus.

"Semuanya bisa tertangani dan tidak ada yang meninggal dunia," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved