Kesehatan

Konsumsi Bawang Putih Mentah Tiap Hari Dapat Meminimalisir Flu hingga 63%

Menurut penelitian terbaru, orang yang mengonsumsi bawang putih setiap hari dapat mengurangi kemungkinan terkena flu dan pilek hingga 63%.

Konsumsi Bawang Putih Mentah Tiap Hari Dapat Meminimalisir Flu hingga 63%
wagwalking.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak hanya dikenal sebagai satu dari beberapa bumbu dapur, bawang putih juga dikenal memiliki khasita luar biasa untuk kesehatan.

Satu di antaranya tercatat dalam studi yang dipublikasikan jurnal online Cancer Prevention Research yang menemukan fakta unik soal bawang putih.

Dalam penelitian tersebut, terungkap bila di China bawang putih nyatanya sudah digunakan sebagai obat sejak tahun 2000 SM.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Dilansir dari healthyfoodvision.com, penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat mencegah kanker dan mengurangi risiko kanker hingga 44%.

Hal ini terjadi karena di dalam bawang ditemukan adanya pelepasan senyawa organ belerang ketika umbi bawang putih dikunyah jadi lembut.

Ketika dicerna, senyawa ini dikeluarkan melalui paru-paru dalam bentuk napas yang dihasilkan setelah mengonsumsi bawang putih.

Tapi justru fenomena inilah yang dipercaya para ilmuwan memberikan perlindungan dari kanker.

Memasak bawang terlebih dahulu dapat mengurangi keampuhan sufur aktif.

Dari 4.500 orang dewasa yang sehat dan 1.424 pasien kanker paru-paru, peneliti menemukan, mereka yang makan bawang mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki peluang rendah terkena kanker paru-paru.

Sementara dari wawancara tatap muka di China dengan 1424 pasien kanker paru-paru dan 4543 orang sehat yang bertujuan untuk mengetahui gaya hidup dan diet peserta, khususnya berapa banyak bawang putih yang mereka makan dan apakah mereka merokok, ditemukan, mengonsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali dalam seminggu bisa menurunkan risiko terkena kanker paru-paru secara signifikan.

Baca: Makan Bawang Putih Mentah Bisa Turunkan Risiko Kanker hingga 44 Persen

Studi lain secara khusus berkonsentrasi pada bahan kimia yang terkandung dalam bawang putih mengungkap bahwa turunan sulfur, diallyl disulfide "Menghambat proliferasi sel di banyak jalur sel kanker."

Tidak hanya pertumbuhan berhenti tetapi sel-sel kanker mati dalam 24 jam.

Karena sifat antioksidannya, penelitian lain telah menemukan bawang putih efektif dalam mengobati pilek, infeksi, diabetes, dan mencegah penyakit jantung.

Ide memakan bawang putih mentah mungkin membuat beberapa orang khawatir dengan bau mulut yang ditimbulkannya.

Namun, kita bisa menyiasatinya dengan memasukkan bawang putih mentah ke dalam makanan kita seperti dalam salad atau mencampurnya dengan tomat, alpukat.

Cobalah peterseli mentah atau apel sebagai penyegar nafas alami dan tambahkan nutrisi.

Tapi, tak ada ada gading yang tak retak, Anda juga harus tahu bahwa tidak selalu aman mengonsumsi bawang putih.

Baca: Hilangkan Jerawat Punggung dengan Ramuan Bawang Putih Berikut Ini

Seperti dilansir dari healthandwellness365.com, bawang putih mengandung senyawa aktif yang disebut allicin yang sangat efisien dalam menurunkan tekanan darah.

Pakar medis sepakat bahwa bahwa bawang putih membantu relaksasi pembuluh darah dengan mencegah terbentuknya hormon yang dikenal sebagai angiotensin II.

Selain itu, bawang putih sangat bermanfaat dan efisien untuk mengendalikan kolesterol LDL.

Bawang putih  juga menambahkan rasa yang luar biasa pada makanan, tapi juga sangat bermanfaat sebagai obat kesehatan alami.

Dokter mengatakan bahwa bawang putih adalah salah satu makanan penguat kekebalan tubuh terbaik yang dapat anda temukan di toko bahan makanan.

Menurut penelitian terbaru, orang yang mengonsumsi bawang putih setiap hari dapat mengurangi kemungkinan terkena flu dan pilek hingga 63%.

Banyak orang yang menyiapkan minyak bawang putih, dan minyak alami ini memiliki kemampuan untuk mempercepat pengobatan infeksi telinga.

Penting diperhatikan, mengonsumsi bawang putih mentah dapat menyebabkan mulas, mual, bau mulut dan badan yang tidak diinginkan.

Baca: Bawang Putih, Antioksidan dan Detoks Alami yang Lebih Sehat Dimakan saat Perut Kosong

Terlepas dari semua manfaat yang dimiliki bawang putih, ia juga memiliki efek samping berbahaya.

Bawang putih adalah antikoagulan alami.

Dengan bahasa lain sangat baik untuk mengobati masalah sirkulasi darah berkat kemampuannya untuk membuat darah lebih cair.

Yaitu, peningkatan fluiditas darah mencegah gumpalan darah, serangan jantung, stroke, thrombosis, dan lain-lain.

Oleh karena itulah, saat Anda sedang mengonsumsi obat antikoagulan jangan mengonsumsi bawang putih.

Efeknya berbahaya karena dapat menyebabkan terlalu banyak fluiditas, dan selanjutnya menyebabkan pendarahan yang berlebihan.

Artikel ini pernah tayang di Intisari Online dengan judul Konsumsilah Bawang Putih Mentah 2 Kali Seminggu dan Rasakan 'Kesaktiannya'. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved