Yogyakarta

Bukan Pelegalan, Pemda DIY Pasang Stiker untuk Betor

Inventarisasi ini dilakukan dengan pemasangan stiker pada becak motor yang selama ini semakin menjamur di DIY.

Bukan Pelegalan, Pemda DIY Pasang Stiker untuk Betor
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
PENDATAAN BENTOR. Petugas berjalan di sekitar becak motor saat berlangsung acara simbolis pemasangan stiker di komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (2/4/2019). Pemasangan stiker yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan DIY tersebut guna sebagai pendataan becak motor yang ada. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Provinsi DIY melakukan inventarisasi keberadaan becak motor (betor) di DIY, Selasa (2/4/2019).

Inventarisasi ini dilakukan dengan pemasangan stiker pada becak motor yang selama ini semakin menjamur di DIY.

Kepala Bidang Pengedalian dan Operasi Dishub DIY, Hari Agus Triyono menyebut pemasangan stiker ini dilakukan untuk 1.500 becak di DIY.

Pertumbuhan betor yang semakin menjamur dan illegal benar-benar membuat bingung Pemda DIY.

“Kami memasang stiker ini untuk melakukan inventarisasi keberadaan bentor. Bukan berarti kami melegalkan betor ini,” tegas Agus, usai kegiatan yang berlangsung di Kepatihan ini, sore ini.

Baca: Peneliti Pustral UGM Minta Pemerintah Buat Aturan yang Jelas untuk Betor dan Becak Kayuh

Dia menjelaskan, ke depan keberadaan bentor akan dialihkan menjadi becak listrik yang tidak bermasalah dengan aturan lalu lintas.

Hal ini seperti yang sudah disiapkan prototipe becak listriknya dan juga sudah berproses hingga ike pemerintah pusat.

Menurut pendataan yang dilakukan oleh pihaknya, saat ini ada lebih dari 30 titik mangkal dan area bentor.

Semuanya tekonsentrasi di Kota Yogyakarta. Masing-masing titik terdiri dari 200 hingga 300 bentor.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved