Mahasiswa Faktultas Tehnik Universitas Cokroaminoto Antusias dengan Kehadiran Bandara NYIA

Mahasiswa Faktultas Tehnik Universitas Cokroaminoto Antusias dengan Kehadiran Bandara NYIA

Mahasiswa Faktultas Tehnik Universitas Cokroaminoto Antusias dengan Kehadiran Bandara NYIA
Istimewa
Peserta dan narasumber seminar tentang Bandara NYIA berfoto bersama 

TRIBUNJOGJA.COM - Mahasiswa Fakultas Tehnik Sipil Universitas Cokroaminoto Yogyakarta menyelenggarakan seminar terkait dengan Pembangunan New Yogyakarta International Airport.

Seminar yang digelar di ruang Auditorium UCY ini menghadirkan perwakilan dari PT Angkasa Pura, Ir Danny Setiawan sebagai pembicara.

Ketua panitia seminar yang juga Dekan Fakultas Tehnik, Ir Erlina MT mengatakan seminar ini sengaja digelar untuk menambah wawasan keilmuan para mahasiswa.

" Mudah-mudahan melalui seminar ini bisa memberikan ilmu yang positif bagi para mahasiswa,"katanya.

Selain menggelar seminar, menurut Erlina, pihaknya juga akan melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Bandara NYIA.

" Supaya ada link anda match, kita juga akan melakukan kunjungan lapangan,"imbuhnya.

Baca: Terminal NYIA Sudah Hampir Rampung, Tinggal Proses Finising Interior

Sementara itu Ir Danny Setiawan mengatakan, pembangunan Bandara NYIA sudah memperhitungan sejumlah aspek sehingga nantinya benar-benar memenuhi bandara yang memiliki standar internasional.

" Pembangunan bandara sudah didesain tahan terhadap stunami dan gempa,"katanya.

Pembangunan bandara baru ini menurutnya dilaksanakan oleh pemerintah karena saat ini Bandara Adi Sutjipto sudah overload. 

Diharapkan dengan pembangunan bandara baru ini, nantinya bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian di DIY dan sekitarnya.

" Pembangunan bandara baru ini juga diikuti oleh proyek strategis lainnya,"imbuhnya.

Sementara itu narasumber lainnya, Ir Mitrabeni lebih banyak membahas terkait dengan teknik kontruksi tentang cakar ayam.

Menurutnya, kontruksi ini memiliki kelebihan yakni lentur dan biayanya lebih murah.

"Kontruksi cakar ayam ini sudah diaplikasi di jalan tol yang ada di Malaysia. Kemudian pada 1979 diaplikasi pada apron Bandara Juanda dan Soekarno - Hatta,"katanya. (tribunjogja)

Penulis: has
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved