Kota Yogya

Aplikasikan Alat Pengolah Sampah Tanpa Pilah, Warga Tegalrejo Sulap Sampah Jadi Batako

Alat Pengolah Sampah Tanpa Pilah menjadi alat yang digadang-gadang akan menorehkan sejarah baru di Kota Yogyakarta.

Aplikasikan Alat Pengolah Sampah Tanpa Pilah, Warga Tegalrejo Sulap Sampah Jadi Batako
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta bersama Camat Tegrejo ketik memberikan keterangan pers terkait persoalan sampah di Kota Yogyakarta, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TEIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tegalrejo sebagai satu dari beberapa kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta bergerak untuk menyelamatkan wajah Kota Yogyakarta dari banjir sampah, imbas dari penutupan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Piyungan sejak enam hari belakangan.

Mereka akan melakukan pengelolaan sampah mandiri, mengubah sampah menjadi bata ringan dan batako.

Alat Pengolah Sampah Tanpa Pilah.

Begitu Camat Tegalrejo, Raden Ryanto Tri Noegroho menyebutkan alat yang digadang-gadang akan menorehkan sejarah baru di Kota Yogyakarta.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Sampah yang saat ini masih jadi masalah, suatu saat akan mendatangkan berkah.

Sampah disulap menjadi bata ringan dan batako.

Ryanto menuturkan, bahwa sebenarnya seluruh bank sampah yang tersebar di empat kelurahan di wilayahnya masih aktif.

Itu bisa berkontribusi terhadap jumlah sampah residu yang harus dibuang ke TPSA Piyungan.

Namun ia menambahkan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kebanyakan sampah justru berasal dari luar wilayahnya.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved