Breaking News:

Kulon Progo

Bupati Kulon Progo Yakin Penataan Pantai Selatan NYIA Lebih 'Ngrejekeni'

Hasto meyakini adanya green barrieer dan juga konsep baru wisata Pantai Glagah, justru bakal berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
IST
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo 

Justru karena itu, solusinya harus dipikirkan bersama dengan melibatkan AP I maupun Pura Pakualaman serta para pelaku usaha terdampak untuk urun rembuk.

Hasto meyakini, penataan kawasaan itu, di mana nantinya ada green barrieer dan juga konsep baru wisata Pantai Glagah, justru bakal berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Pengembangan wisata akan dikerjasamakan dengan warga sekitar sehingga tercipta destinasi yang sehat dan baik.

Hal itu akan dilakukan setelah Pemkab bisa mencari partner pihak ketiga untuk pengelolaan Pantai Glagah.

"Kita akan bangun wisata baru Pantai Glagah yang insyaallah lebih ngrejekeni (mendatangkan rezeki). Saya berharap kita bisa kerjasama dengan warga di sana untuk bangun wisata baru itu. Tentu harus disertai komitmen dan saling menghormati. Misalnya, tidak boleh ada hunian," kata Hasto.

Ketua Paguyuban Pengusaha Penginapan Pantai Glagah, Bento Sarino berharap rencana penataan pantai itu dikaji ulang.

Baca: Jaringan Distribusi Air Bersih untuk NYIA Kulon Progo Rampung Maret Ini

Pasalnya, mereka kebanyakan adalah warga terdampak NYIA yang sudah kehilangan lahan usahanya dan kini sedang mencoba merintis usaha kembali.

Saat ini setidaknya ada 18 unit penginapan dan semuanya merupakan pendukung pariwisata di Glagah.

Pihaknya tak ingin tergusur kembali.

Ketua Paguyuban Petambak Udang Pantai Glagah, Palihan, Jangkaran (Galitanjang), Agung Supriyanto menyebut penataan tetap bisa terlaksana tanpa menggusur siapapun.

Pasalnya, tambak udang tidak mengganggu operasional bandara dan bisa sinkron dengan rencana pembuatan sabuk hijau NYIA.

Para petambak bisa diberdayakan untuk merawat pohon cemara yang akan ditanam sebagai sabuk hijau sehingga ada simbiosis mutualisme.

"Saya tegaskan, kami tidak menuntut uang. Hanya ingin bertahan di sini dan menjalankan usaha," kata dia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved