Berita PSIM Yogyakarta

Vladimir Vujovic Ingin Kembali Ciptakan Sejarah Bersama PSIM Yogyakarta

Vladimir Vujovic Ingin Kembali Ciptakan Sejarah Bersama PSIM Yogayakarta

Vladimir Vujovic Ingin Kembali Ciptakan Sejarah Bersama PSIM Yogyakarta
Bolasport
Bek tengah Persib Bandung asal Montenegro, Vladimir Vujovic, duduk di bangku cadangan saat timnya melawan Arema dalam laga pekan ke-34 Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur (18/12/2016) silam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih muda asal Montenegro, Vladimir Vujovic, tak sabar untuk kembali menciptakan sejarah bagi tim anyarnya, PSIM Yogyakarta.

Terlebih, dirinya menilai, klub kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini memiliki sejarah yang begitu panjang di kancah sepakbola tanah air, sekaligus didukung suporter fanatik.

Hal tersebut menurut Vlado, sapaan akrabnya, merupakan moda penting bagi Laskar Mataram demi menuntaskan ambisi pentas di kasta tertinggi.

"Terima kasih kepada PSIM yang memberi kepercayaan kepada saya, serta mengupayakan kerja sama ini bisa terjadi. Saya merasa sangat tertantang dan antusias dengan semangat pemilik baru PSIM untuk bisa membawa klub ini ke Liga 1," kata Vlado.

Baca: Hanya Dua Bulan Latih Bogor FC, Vladimir Vujovic Resmi Bakal Tangani PSIM Yogyakarta

Sebagai salah satu klub tertua di Indonesia, PSIM yang berdiri pada 5 September 1929 cenderung stagnan di level kompetisi utama.

Prestasi tertinggi Laskar Mataram hanyalah menjuarai Divisi Satu sekaligus promosi ke level Divisi Utama pada 2005.

Memang, klub kebanggaan Brajamusti itu pernah menjadi juara, tetapi kala kompetisi masih berbentuk perserikatan pada 1932. Hingga kini PSIM belum mampu mengukir prestasi menonjol lain.

"Nama besar klub dan suporter yang luar biasa membuat target itu sangat mungkin untuk kami capai bersama," kata Vlado.

"Terima kasih suporter Yogyakarta atas banyak pesan yang masuk kepada saya. Saya senang bisa datang ke kota ini, kota yang begitu bagus untuk sepakbola profesional, dan menciptakan kembali sejarah hebat sepakbola kota ini," imbuhnya.

Baca: Raphael Maitimo: Saya Gabung PSIM Jogja

Selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada PSIM, pria berusia 36 tahun ini juga tidak melupakan Bogor FC. Vlado juga mengungkapkan alasannya meninggalkan Bogor FC.

"Saya berterima kasih kepada Bogor FC yang menjadi tempat awal karier saya sebagai pelatih meski segalanya sangat singkat. Terima kasih kepada bos Effendi Syahputra yang telah membuka jalan. dan memberikan kepercayaan full kepada saya untuk memulai sejarah karir kepelatihan di Bogor," tutur Vlado.

"Terima kasih buat dukungan suporter Bogor FC dalam waktu yang sedikit ini. Saya mohon maaf, tapi kita tidak bisa bekerja dengan kondisi yang tidak nyaman. Begitu banyak orang yang tidak mencintai sepakbola yang kami buat, yang sebenarnya ingin kami berikan kepada Bogor," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved