Jawa

Warga Kampung di Magelang Kompak Tolak Bagi-bagi Uang dari Caleg

Cara-cara warga untuk menolak politik uang diantaranya dengan bermusyawarah untuk tidak menerima money politics.

Warga Kampung di Magelang Kompak Tolak Bagi-bagi Uang dari Caleg
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Pemukulan kentongan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Shaleh dan jajaran komisioner Bawaslu; Kepala Desa Deyangan, Guritno dan jajarannya, simbol penolakan politik uang, Rabu (27/3) di Dusun Pandean, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. 

Bawaslu pun mengembangkan kampung-kampung anti money politics lain di Kabupaten Magelang.

Tahun 2019 ini, ada tiga desa yang akan digagas menjadi desa politik uang. Salah satunya di desa salam.

"Kami terus perbanyak desa anti politik uang. Upaya ini kami lakukan agar pemilu ini dapat berjalan dengan bersih, tanpa adanya praktek politik uang," kata Habib.

Dalam acara Gebyar Kampung Anti Money Politics di Dusun Pandean, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Rabu (27/3/2019), diadakan lomba senam, lomba menyanyi, lomba mewarnai.

Acara ini diselenggarakan untuk menarik masyarakat berpartisipasi dalam gerakan anti politik uang. (*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved