Kota Yogya

Dandim 0734/ Yogyakarta Tutup TMMD Tahap Pertama

Komandan Kodim (Dandim) 0734/ Yogyakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji, menutup program TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2019.

Dandim 0734/ Yogyakarta Tutup TMMD Tahap Pertama
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Komandan Kodim (Dandim) 0734/ Yogyakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji, menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 di Lapangan Karang, Kelurahan Purbayan, Kotagede, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Komandan Kodim (Dandim) 0734/ Yogyakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji, menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 di Lapangan Karang, Kelurahan Purbayan, Kotagede, Rabu (27/3/2019).

Adapun pada program TMMD tahap pertama di tahun 2019 ini beberapa proram di antaranya pemasangan paving block, rehab balai RW, rehab lima unit rumah, serta pembuatan satu unit MCK selesai dilakukan.

Ia menjelaskan sejumlah sasaran berhasil digarap melalui TMMD Sengkuyung yang dimulai 26 Februari hingga 27 Maret 2019 ini terdiri sasaran fisik dan nonfisik.

Sasaran fisik berupa pemasangan paving block sepanjang 185,75 M, rehab 1 unit balai RW, Pembuatan 1 MCK dan rehab rumah 5 unit.

"Semoga hasil ini bisa membantu masyarakat di Kelurahan Purbayan sekaligus menjadi semangat baru warga untuk saling bergotong royong melakukan pembangunan," kata Wiyata Sempana Aji ditemui usai penutupan TMMD di Lapangan Karang, Kelurahan Purbayan, Kotagede, Rabu (27/3/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan TMMD tak hanya fokus pada sasaran kegiatan fisik, melainkan juga fokus pada kegiatan non fisik di antaranya sosialisasi bela negara, sosialisasi tentang penyakit masyarakat dan sosialisasi tentanga menangkal fanatisme.

"TNI membantu meningkatkan kesehahteraan masyarakat untuk ketahanan nasional. Membangun saja memang mudah, tapi memelihara yang sudah kita bangun sangat susah," kata Wiyata Sempana Aji.

Baca: Cerita dari Balik Gunung Sampah TPST Piyungan

Menurutnya kegiatan TMMD tersebut merupakan wujud sinergitas masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dengan agenda-agenda pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan keberdayaan bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

Dandim juga meminta semangat gotong royong masyarakat dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.

Semangat kebersamaan, persatuan, toleransi atas perbedaan dan budaya gotong royong harus terus dipelihara dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kepada prajurit dan seluruh komponen masyarakat untuk terus memlihara semangat kebersamaan dan kanunggalan TNI dan rakyat. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang ingin memecah persatuan dan kesatuan," tegasnya.

Sementara itu, Camat Kotagede Rajwan Taufiq mengucapkan terima kasih pada TNI lantaran pogram TMMD telah memberikan bantuan yang bermanfaat untuk masyarakat di wilayahnya.

"Kotagede ini salah satu tujuan wisata budaya dan religi, sehingga sarana pendukung seperti jalan yang bagus dan permukiman yang baik menjadi salah satu pendorong agar wisata ini tetap diminati masyarakat," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved