Jawa

Wakil Ketua MPR : Jangan Sampai Perbedaan Partai Politik, Pecah Belah Persatuan

Kepada para santri, Ahmad meminta mereka untuk dapat membekali diri dengan ilmu dan keterampilan sebanyak-banyaknya.

Wakil Ketua MPR : Jangan Sampai Perbedaan Partai Politik, Pecah Belah Persatuan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, memberikan pengarahan terkait empat pilar MPR RI kepada ratusan santri Pondok Pesantren Al Iman, Muntilan, Magelang, Senin (25/3/2019). 

Setelah itu mereka dapat berlatih, menyampaikan pandangan atau pendapatnya.

Dengan cara itu para santri dapat eksis.

Dalam 10 tahun ke depan, Indonesia memerlukan mereka untuk menjadi lebih kuat.

"Bekali diri dengan ilmu dan keterampilan sebanyak-banyaknya, membaca, mendengarkan kata guru, setelah itu ber-exercise, menyampaikan pandangan, pendapatnya, setelah itu mencoba, itulah cara itu bisa eksis. Dalam 10 tahun yang akan datang, mereka akan menjadi orang berguna, Indonesia memerlukan orang yang seperti ini di masa mendatang. Indonesia akan lebih kuat, Pancasila tambah kuat, diisi oleh orang berilmu, memiliki kecakapan, cerdas dan pintar," katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Islam (PPI) Al Iman Muntilan, Kyai Muhammad Zuhaeri MA, mengatakan, kehadiran wakil ketua MPR RI sebagai silaturahmi sekaligus sosialisasi empat pilar MPR RI.

Baca: Kerajinan Kerang Cantik dari Kota Magelang Tembus Pasar Internasional

Kegiatan ini juga bertepatan dengan Milad Ponpes Al Iman yang ke 32.

Sebagai lembaga pendidikan, dirinya tak bosan-bosan mengingatkan para santri untuk mengedepankan kebersamaan dan menghargai perbedaan.

Para santri juga diminta mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan.

"Selain pola pendidikan modern, kami juga mengimplementasikan Pancasila. Karena para santri berasal dari berbagai daerah, sabang sampai marauke, dengan adat dan tradisi berbeda," kata Zuhaeri.

Pihaknya pun berharap pendidikan empat pilar kebangsaan akan memberi manfaat sebagai bekal bagi para santri yang religius dan nasionalis.

"Kami selalu bersyukur atas kehadiran beliau sama tamu undangan, pendidikan empat pilar sangat penting untuk generasi muda terlebih di era global dan masuk di Revolusi Industri 4.0. Empat pilar sebagai benteng akhir berkehidupan di NKRI," katanya pada Tribunjogja.com.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved