Pemilu 2019

Temukan Puluhan Ribu DPT yang Lahir 31 Desember, KPU Sleman Lakukan Verifikasi Faktual ke Lapangan

Temukan Puluhan Ribu DPT yang Lahir 31 Desember, KPU Sleman Lakukan Verifikasi Faktual ke Lapangan

Temukan Puluhan Ribu DPT yang Lahir 31 Desember, KPU Sleman Lakukan Verifikasi Faktual ke Lapangan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, ditemui usai acara Deklarasi Damai, Kamis (21/03/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Berdasarkan rapat pleno Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap 2 (DPT HP-2), KPU Sleman menemukan ribuan DPT yang lahir pada 1 Januari, 1 Juli dan 31 Desember.

Atas hal tersebut, KPU Sleman telah melakukan verifikasi dan menyatakan mereka memang berhak untuk memilih dalam Pemilu 2019 nanti.

Tanggal lahir tersebut ditetapkan kepada mereka yang berumur tua dan pada saat membuat akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, mereka lupa tanggal dan bulan lahirnya. Sehingga, berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), data kelahiran mereka dicatat pada 1 Januari, 1 Juli, 31 Desember.

Baca: Ratusan Petugas Mulai Lipat Surat Suara di Gudang II KPU Kota Yogyakarta

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan adanya warga yang dicatat di tanggal tersebut adalah berdasarkan kebijakan pemerintah. 

"Kita menindaklanjuti rekomendasi dari bawaslu dan telah kita sisir," ujarnya, Senin (25/3/2019).

Adapun terdapat lima kategori DPT yang dilakukan verifikasi faktual oleh KPU Sleman. Lima kategori tersebut adalah yang lahir pada 1 Juli, 31 Desember, 1 Januari, berusia di atas 90 tahun, dan berusia di bawah 17 tahun.

Baca: Rapat Umum Terbuka Sudah Dimulai, Peserta Pemilu Berkomitmen Wujudkan Kampanye Damai

Indah Sri Wulandari, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sleman mencatat terdapat 6096 orang yang lahir 1 juli, 51.021 orang yang lahir 31 Desember, 1 orang yang lahir 1 Januari, 2518 berusia di atas 90 tahun, dan 22 orang tercatat di bawah 17 tahun.

"Kami sudah mendapatkan arahan dari KPU RI, untuk melakukan verifikasi faktual dengan melakukan sampling. Per kategori kita ambil satu," jelasnya.(tribunjogja)

Penulis: Santo Ari
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved