Kesehatan

Risiko Demensia Menurun Berkat Rutin Olahraga

Meski begitu, mereka percaya olahraga membawa manfaat terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

Risiko Demensia Menurun Berkat Rutin Olahraga
ist
ilustrasi 

Sebanyak 17 persen partisipan masuk ke kelompok tidak aktif, sementara sisanya masuk kelompok aktif.

Mereka yang aktif secara rutin membangun kebiasaan yang konsisten untuk lari atau olahraga kompetitif lainnya.

Selama 44 tahun, 194 wanita mulai terserang demensia.

Mereka yang memiliki aktivitas mental level tinggi berisiko 34 persen lebih rendah terkena demensia.

Sedangkan mereka yang aktif secara fisik berisiko 52 persen lebih rendah.

Baca: Studi Menyebutkan Kunyit Bisa Cegah Pikun

Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa aktivitas mental level tinggi mampu mereduksi risiko alzheimer.

Namun, aktivitas fisik dianggap mampu menurunkan risiko demensia vaskular.

Penulis studi, Jenna Najar, M.D., dari University of Gothenburg Swedia menjelaskan bahwa mereka tidak terlalu yakin tentang olahraga apa yang bisa membantu meningkatkan kesehatan kognitif.

Meski begitu, mereka percaya olahraga membawa manfaat terhadap faktor risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

Sebab, peningkatan aliran darah bisa membantu melawan pembentukan vaskular dari demensia.

Artinya, semakin dini kita mulai melakukan olahraga fisik dan mental, akan semakin baik kondisi kognitif kita di kemudian hari.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rutin Olahraga Bisa Turunkan Risiko Demensia, Apa Sebabnya?" 
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Wisnubrata

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved