Kulon Progo

KPU Kulon Progo Temukan Ribuan Lembar Surat Suara Rusak

Sebanyak 2.040 surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kulon Progo ditemukan rusak saat proses sortir dan pelipatan.

TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Proses pelipatan dan sortir surat suara di Gudang KPU Kulon Progo di Wates, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 2.040 surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kulon Progo ditemukan rusak saat proses sortir dan pelipatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo kini tengah menanti pengganti surat suara tersebut.

Ketua KPU Kulon Progo, Ibah Muthiah mengatakan pihaknya sudah menerima logistik berupa empat jenis surat suara, yaitu DPRD DIY, DPRD Kabupaten, DPD dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) pada Sabtu (23/3/2019).

Sortir dan pelipatan surat suara langsung dilakukan mulai Minggu (24/3/2019) di dua titik yakni di gudang KPU (eks gedung bioskop Wates) dan Balai Kelurahan Wates.

Dimulai dari surat suara DPRD Provinsi untuk delapan wilayah kecamatan yakni Temon, Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, Galur, Lendah, dan Nanggulan.

Sedangkan pada Senin (25/3/2019) dilakukan penyotiran dan pelipatan untuk empat kecamatan, yakni Pengasih, Wates, Sentolo dan Panjatan.

Jumlah surat suara untuk DPRD Provinsi maupun DPR RI terhitung sama yakni masing-masing 341.591 lembar.

Baca: KPU Kota Yogyakarta Targetkan Pelipatan Surat Suara Selesai 10 Hari

"Kami melibatkan 590 orang dari PPK untuk proses sortir dan pelipatan ini. Dari proses itu, ditemukan ada 2.040 lembar surat suara yang rusak mulai dari warna yang mengeblok, noda, garis hitam, hingga berlubang. Kami langsung menyusun berita acara untuk proses penggantiannya," kata Ibah pada Tribunjogja.com, Senin (25/3/2019).

Disebutnya, proses pelipatan dan sortir surat suara untuk Kecamatan Pengasih, Wates, Sentolo, dan Panjatan sengaja dialokasikan hari khusus dengan pertimbangan jumlah pemilihnya lebih banyak dibanding wilayah lain.

Pihaknya berusaha bekeja cepat, tepat dan cermat dalam penyotiran dan pelipatan surat ini.

Maka itu, digunakan dua lokasi sekaligus untuk prosesnya.

Pihaknya menargetkan pelipatan surat surat DPRD Provinsi dan PPWB selesai di hari itu juga. Selanjutnya, pada Selasa (26/3/2019), penyortiran dan pelipatan surat suara DPD RI dan Pasangan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) akan dilakukan untuk delapan kecamatan.

Baca: Ratusan Petugas Mulai Lipat Surat Suara di Gudang II KPU Kota Yogyakarta

Adapun pelipatan surat suara DPRD kabupaten dilakukan setelah setelahnya atau sekitar 27 Maret ini.

"Untuk sortir lipat surat suara DPRD Kabupaten, kami bikin per daerah pemilihan karena rawan tertukar. kalau sortir sudah selesai, kita lanjut packing,"kata Ibah.

Seorang petugas sortir wilayah Wates, Irfan Haryadi mengungkapkan tidak ada kendala dalam proses tersebut dan persentase temuan kerusakan surat suara terbilang kecil.

Dalam proses pelipatan dan sortir, ada delapan kelompok yang terlibat dan masing-masing terdiri dari lima orang.

Tiap kelompok ditarget mampu menyortir dan melipat 4.000-5.000 surat suara per hari.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved