Peringati Hari Air Sedunia, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Kelola Air dengan Baik

Bupati Sleman Sri Purnomo mengajak masyarakat untuk bersyukur atas ketersediaan air.

Peringati Hari Air Sedunia, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Kelola Air dengan Baik
dok.istimewa
Bupati Sleman menamam pohon di pinggiran embung Kaliaji Turi untuk peringati Hari Air Sedunia 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memperingati Hari Air Sedunia yang ke-27, Bupati Sleman Sri Purnomo mengajak masyarakat untuk bersyukur atas ketersediaan air.

Rasa syukur itu dapat diwujudkan dengan memperbaiki pengelolaan air yang ada di sekitar kita.

Adapun Hari Air Sedunia jatuh pada tanggal 22 Maret kemarin, dan Pemkab Sleman memperingatinya dengan menebar benih ikan serta menanam pohon di embung Kaliaji, Turi, Sabtu (23/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Sri Purnomo mengatakan bahwa pengelolaan air dapat dilakukan dengan menjaga kelestarian ekosistem secara keseluruhan.

Begitu pun sebaliknya kerusakan lingkungan juga akan berpengaruh pada kondisi air di wilayah kita.

Maka pengelolaan air ini menurut Sri Purnomo tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama yang saling berkaitan satu sama lain.

"Ketika air itu dikelola dengan baik, maka air akan sangat berguna bagi kehidupan kita. Tapi ketika tidak dikelola dengan baik, air akan dapat menjadi banjir di musim hujan, dan akan terjadi kekeringan ketika kemarau," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno, yang juga sebagai penananggung jawab acara tersebut mengatakan peringatan Hari Air Sedunia dimaksudkan untuk menarik atensi masyarakat mengenai air bersih bagi kehidupan.

Untuk tahun ini, Hari Air Sedunia mengangkat tema "Leaving No One Behind".

Adapun kegiatan pada hari itu, disebutnya sebagai usaha advokasi untuk melindungi sumber daya air bersih secara berkelanjutan.

"Ini adalah hari untuk membuat komitmen bersama untuk dapat memenuhi kebutuhan air bagi seluruh masyarakat di dunia. Sesuai dengan temanya, maka semua semua orang berhak mendapatkan air bersih, jangan sampai ada yang tertinggal" ujarnya.

Selain menebar benih ikan dan menanam pohon, kegiatan hari itu juga diisi dengan sarasehan terkait pengelolaan air bagi masyarakat.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Sleman juga melakukan gerakan Irigasi Bersih pada bulan Maret dan September 2019. (*)

Penulis: nto
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved