Breaking News:

Kota Yogya

Kenaikan Gaji PNS Pemkot Yogya Siap Diberikan April

Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan anggaran untuk kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen yang merupakan amanah dari PP Nomor 15 Tahun 2019.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta telah menyiapkan anggaran untuk kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen yang merupakan amanah dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Kadri Renggono mengatakan bahwa kenaikan gaji akan diberikan pada PNS Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta pada April mendatang.

"Jadi April itu yang diterimakan adalah gaji yang baru dengan tambahan 5 persen dari gaji pokok," ungkapnya pada Tribunjogja.com, Sabtu (23/3/2019).

Ia menegaskan, bahwa kenaikan gaji akan dibayarkan dari Januari.

Namun untuk tambahan gaji dari Januari hingga Maret akan diberikan setelah gaji baru di bulan April diberikan.

"Jadi nanti nunggu kesiapan. Bisa jadi 2-3 hari setelah menerima gaji di bulan April, rapelan tambahan gaji pokok Januari hingga Maret akan diberikan," bebernya.

Ia menambahkan, hanya gaji pokok yang bertambah sementara untuk tunjangan masih tetap.

Adapun dengan adanya penambahan gaji pegawai, dikatakan Kadri tidak menjadi beban anggaran yang ada.

Baca: Antisipasi Kondisi Darurat, Pemkot Yogyakarta Keluarkan Perwal Cadangan Beras

"Pertimbangan adanya kenaikan gaji sudah dibahas sejak 2018 sehingga memang kami anggarkan untuk APBD 2019," ucapnya.

Kadri menyebut bahwa saat ini gaji pegawai dalam anggaran yang ada sebanyak Rp 23 miliar, sementara kenaikan 5 persen dari gaji pokok yakni sejumlah Rp 1,1 miliar.

Terkait besaran, Kadri menjelaskan bahwa PNS satu dengan yang lain mendapatkan tambahan yang berbeda karena memperhatikan faktor lama kerja serta jabatan.

"Tidak besar karena hanya 5 persen dan dari gaji pokok tidak beserta tunjangan yang lain. Kenaikan gaji memang sudah lama tidak ada. Kenaikan gaji yang terakhir sekitar lima tahun lalu," tuturnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved