Sri Sultan HB X Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Bantul

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bantul, Jumat (22/3/2019)

Sri Sultan HB X Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Bantul
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bantul, Jumat (22/3/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Bantul, Jumat (22/3/2019) pagi.

Sri Sultan HB X dan rombongan tiba di Bantul sekitar pukul 08.40 WIB pagi tadi.

Ditemani Bupati Bantul Suharsono, Ngarso Dalem bersama rombongan kemudian langsung meninjau kali Celeng di dusun Gejayan, Girirejo, Imogiri.

Kali celeng ini sempat meluap dan masuk ke pemukiman warga pada Minggu (17/3/2019) malam lalu.

Pagi ini, kali Celeng tampak masih dipenuhi oleh sisa material banjir seperti sampah plastik dan lumpur.

Di tempat ini Sri Sultan sempat berdialog dengan sejumlah warga untuk proses penanganan sampah dan banjir.

Seusai dari Kali celeng, Ngarso dalem bersama rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke lokasi bencana jalan putus, di Kampung Kedungmiri-Wunut, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Ia menyinggung tentang sungai Oya yang diakui oleh Sultan beban airnya terlalu tinggi.

Sebab itu, perlu dicarikan tanah Sultan Ground (SG) untuk membangun sodetan dan embung supaya dapat mengurangi volume air yang masuk ke Oya.

"Oya bebannya kalau musim hujan itu sangat besar. Bantul tidak pernah bikin irigasi kecuali rehab. Karena memang rata-rata sebelah timur pasti rusak. Satu satunya cara agar permanen, sebelum mengalir lari kesini ya dicegat di utara," tuturnya.

"Dibikin embung aja, disodet (sehingga air) ada yang lari ke embung. Supaya ke selatan bebannya lebih sedikit," imbuh dia.

Namun begitu Sultan mengaku masih mencari lokasi yang pas berupa tanah SG yang bisa digunakan untuk membangun embung tersebut.

Setelah dari Wunut, Ngarso Dalem langsung menuju SD Negeri Pundung, di Kradenan, Girirejo, Imogiri Bantul untuk pemaparan terkait bencana di Bantul. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved