Bantul

KRT Reksa : Penyebab Longsornya Makam Raja Imogiri Diduga Karena Pondasi Tidak Pakai Cakar Ayam

KRT Reksa : Penyebab Longsornya Makam Raja Imogiri Diduga Karena Pondasi Tidak Pakai Cakar Ayam

KRT Reksa : Penyebab Longsornya Makam Raja Imogiri Diduga Karena Pondasi Tidak Pakai Cakar Ayam
Tribunjogja.com | Amalia Nurul Fathonaty | Wahyu Setiawan
Komplek Makam Raja-raja Imogiri, Panjimatan, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul terdampak hujan tak henti-henti, Minggu (17/3/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Longsornya bagian bangunan makam raja-raja Mataram Imogiri disinyalir karena tak menggunakan pondasi cakar ayam.

Hal tersebut dikatakan oleh Penghageng Administrasi Puralaya Imogiri KRT Reksa Surya Hasmara.

Katanya, bangunan tersebut memang merupakan bangunan baru yang baru saja dibangun beberapa tahun belakangan.

"Itu bangunan baru, sekitar 2-3 tahun. Itu kalau lihat bangunannya, temboknya yang longsor sampai ke timur," ujarnya.

"Tembok-tembok makam yang baru tidak pakai pondasi cakar ayam, cuma dikasih besi-besi di pinggir, tengahnya itu growong," jelasnya. Ia mengaku telah meninjau lokasi bangunan yang longsor pada pagi hari setelah malam sebelumnya longsor terjadi.

Baca: Bangunan Makam Imogiri Perlu Dibangun Talut

"Begitu longsor paginya saya ke sana, pagi-pagi saya langsung ke sana. Dikabari dari abdi dalem yang rumahnya sana langsung melapor ke keraton," jelasnya.

Lanjutnya, ia juga mengamati bahwa lubang air atau gorong-gorong di bangunan pagar tembok kurang besar. "Kita hitung lubang air di pagar, karena yang longsor pagar, untuk pipanya menurut saya kurang besar. Kalau hujan biasa, sebelum longsor, itu airnya ngembeng (menggenang)," terangnya.

Jika lubang airnya besar, otomatis air tak akan menggenang. "Kalau lubang airnya besar nggak sampai numpuk. Karena lubangnya kecil, airnya numpuk," tuturnya.

Baca: Lokasi Longsor di Makam Raja Imogiri Ditutup Terpal, Butuh 220 Lembar, Dijahit Oleh 70 Relawan

Jika hujan dan ada genangan, menjadi sulit untuk dilalui. "Repot kalau hujan lewatnya, kalau hujan ada genangan," ucapnya.

Ia melanjutkan, pembangunan bagian pagar tembok makam baru ini dilakukan oleh pemborong lama. Kini, bagian bangunan makam ditangani oleh pemborong baru.

"Makam yang pagar yang longsor itu sudah ganti pemborong, itu pemborong lama. Karena yang lama mengecewakan. Sekarang yang makamnya sudah pemborong lain," ungkapnya.(tribunjogja)

Penulis: amg
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved